Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Memasuki musim kemarau, Kabupaten Kotawaringin Timur kini berada dalam status waspada tinggi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandara Haji Asan Sampit mencatat ada sembilan titik panas (hotspot) yang terdeteksi di wilayah ini pada Selasa (29/07).
Kepala BMKG Kotawaringin Timur, Mulyono Leonardo, menjelaskan bahwa indikator cuaca di daerah tersebut kini berada pada warna merah, menandakan adanya kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan dalam beberapa hari ke depan.
“Saat ini di Kotawaringin Timur tercatat ada sembilan titik hotspot, diantaranya 4 titik di Kecamatan Antang Kalang, 2 titik di Bukit Santai, 1 titik di Mentaya Hilir Utara, 1 titik di Tualan Hulu, dan 1 titik di Parenggean. Dengan indikator warna merah, wilayah ini sangat rawan kebakaran. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan sembarangan,” kata Mulyono, Selasa (29/07).
Dari pantauan BMKG, sembilan titik panas tersebar di lima kecamatan, yakni:
Wilayah rawan kebakaran di Kotawaringin Timur terutama berada di bagian selatan, yang didominasi tanah gambut. Jika terbakar, lahan gambut sulit dipadamkan dan berpotensi menimbulkan kabut asap.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur mencatat beberapa kejadian kebakaran lahan dalam sepekan terakhir. Pada Jumat (25/07), kebakaran terjadi di Jalan Karya Bersama, Jalan Sudirman kilometer 19, dan Jalan Mohammad Hatta. Hari ini, Selasa (29/07), kebakaran kembali terdeteksi di Jalan Jaksa Agung, Kecamatan Baamang, Sampit.
Pihak BPBD dan BMKG kembali menekankan agar masyarakat lebih waspada selama musim kemarau dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. Hal ini untuk menghindari meluasnya kebakaran yang dapat merusak lingkungan dan membahayakan kesehatan akibat kabut asap. (Z-10)
Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ke depan.
Cek prakiraan cuaca Jakarta hari ini 19 Januari 2026. BMKG beri peringatan dini potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
BMKG: gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) ini.
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
Masyarakat tetap diminta waspada bencana banjir susulan seiring prediksi BMKG musim penghujan akan berlangsung hingga akhir Januari 2026 mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved