Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BARU saja tim pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selesai melakukan upaya pemadaman setelah berjibaku selama beberaoa hari terakhir, areal bekas karhutla di Desa Pekantua, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, mulai ditanami kelapa sawit.
Berdasarkan informasi, bibit kelapa sawit yang ditanami telah mencapai seluas 1 hektare (ha) di lokasi karhutla yang menghanguskan sekitar 50 ha lahan gambut. Temuan tanaman kelapa sawit itu dibenarkan oleh tim pemadam yang bertugas di TKP.
"Baru selesai dibakar. Eh, sudah ditanam (sawit) saja. Sekitar 1 ha yang sudah ditanam-tanam itu," kata Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Kabalai Dalkarhut) Sumatra Ferdian Krisnanto kepada Media Indonesia, Rabu (13/8).
Ia menjelaskan, selain temuan penanaman kelapa sawit di areal bekas karhutla, tim pemadam Manggala Agni juga menemukan jejek Harimau Sumatra. Dari informasi warga, lokasi karhutla memang kerap dilintasi oleh Harimau Sumatra.
"Warga menemukan jejak-jejak si belang (Harimau Sumatra) sekitar lokasi," ujar Ferdi.
Ia mengungkapkan, saat ini hanya tersisa dua lokasi Karhutla di Riau. Yaitu lokasi Desa Pekantua, Inhil, dan lokasi di Jalan Lintas Kubu Km 41 Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau.
"Rohil perlu dijaga, tinggal makan sisa bahan bakar yang di tengah-tengah. Masih ada 1 regu saya tinggal di Rohil. Tadi masih melakukan pemadaman. Yang sudah balek kanan sama saya kemarin karena kondisi sudah kondusif," jelas Ferdi.
Meskipun Karhutla sudah jauh berkurang, Ferdian menegaskan tim pemadaman tetap terus bersiaga. Selain itu, kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hujan buatan masih terus berlanjut di Riau, Jambi, dan Sumatra Selatan (Sumsel).
"Belum stabil. Tapi 10 hari ini dicoba OMC terus. Cuman hari ini Riau lagi kecil potensi awannya," ujarnya.
"Pembiayaan OMC sesi ini dari Kemenhut (Kementerian Kehutanan) diprioritaskan memastikan tidak ada potensi nyala lagi dan membasahi gambutnya lagi," pungkasnya. (RK/E-4)
TNI Angkatan Udara BNPB terus mengintensifkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla Riau.
UPAYA pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus dilakukan secara intensif.
Dari sebanyak 8 lokasi Karhutla di Riau, wilayah Kabupaten Pelalawan merupakan daerah yang cukup luas terdampak.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan status siaga darurat Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) per Jumat (13/2) yang berlaku hingga 30 November 2026 mendatang.
KEBAKARAN hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Provinsi Riau terus meluas dan bahkan telah menembus hingga 745,5 hektare (ha).
Hingga kini proses pemadaman karhutla terus dilakukan secara intensif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved