Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BANTUAN kemanusiaan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) untuk korban bencana tiba di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Selasa (9/12).
Berbagai item bantuan tersebut diserahkan di Posko Komando Rumah Dinas Bupati Agam sebelum didistribusikan ke lokasi terdampak.
Kepala Balai Pengujian Mutu Produk Tanaman (BPMPT) Edi Eko Sasmito yang mengantarkan langsung bantuan tersebut menyampaikan, bahwa bantuan ini merupakan dukungan dari Kementan dan para mitra untuk daerah-daerah yang mengalami bencana.
“Bantuan kali ini disalurkan untuk Kabupaten Agam, terdiri dari berbagai item kebutuhan pokok,” ujarnya.
Bantuan yang disalurkan berupa 240 karung beras, aneka bahan pokok, makanan siap saji, minuman, selimut serta berbagai kebutuhan penting lainnya.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga terdampak dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” harapnya.
Bupati Agam, Benni Warlis, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian dan dukungan yang terus mengalir untuk warga Agam terdampak bencana.
“Kali ini kita menerima bantuan dari Kementan dengan berbagai item kebutuhan. Hari ini juga bantuan langsung didistribusikan ke lokasi agar segera dimanfaatkan warga di pengungsian maupun yang menumpang di rumah keluarga,” katanya.
Dia menyebutkan, bantuan yang datang sangat berarti bagi masyarakat yang tengah berupaya bangkit dari kondisi sulit.
Bupati juga berharap dukungan dari berbagai pihak terus berdatangan untuk memenuhi kebutuhan para korban.
“Terima kasih kepada Menteri Pertanian, jajaran kementerian lainnya, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi membantu warga kami,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Benni Warlis turut menjelaskan bahwa bencana yang melanda Kabupaten Agam beberapa waktu lalu tidak hanya menimbulkan kerusakan permukiman, tetapi juga berdampak besar pada sektor pertanian.
“Sekitar 1.600 hektare sawah warga rusak. Jika tidak segera ditangani pascabencana, masyarakat akan kehilangan mata pencaharian,” ungkapnya.
Menanggapi hal itu, Kepala BPMPT menegaskan bahwa akan ada tim khusus yang turun untuk mendata dan memverifikasi kerusakan sawah di wilayah terdampak.
“Nanti akan diketahui jenis bantuan yang diperlukan. Tidak menutup kemungkinan ekskavator akan diterjunkan untuk membantu pemulihan sawah warga,” jelasnya. (YH/E-4)
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
KETAKUTAN akan datangnya banjir susulan membuat warga Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, memilih membiarkan rumah mereka tetap dipenuhi sisa material banjir.
29 desa dan kampung di Pulau Sumatra dilaporkan hilang akibat bencana banjir bandang dan longsor.
MESKI klaim pemerintah pemulihan pascabanjir Sumatra sudah membaik, sayangnya di lapangan masih seperti pungguk merindukan bulan.
Sucor Asset Management (Sucor AM) menyalurkan 2.000 paket bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra.
DI tengah sawah yang sempat tertimbun lumpur setinggi lutut akibat bencana hidrometeorologi, secercah harapan mulai tumbuh.
PEMERINTAH Kota Padang menyalurkan santunan kematian dari Kementerian Sosial RI kepada ahli waris korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda pada akhir November 2025 lalu.
BADAN Rescue Nasional Demokrasi (NasDem) Sumatera Barat menargetkan pembentukan pengurus Badan Rescue NasDem Daerah (BRND) tingkat kota, kabupaten dan kecamatan yang ada di Sumbar.
BANJIR lumpur dan galodo yang kembali melanda sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatra Barat, tidak mengalihkan perhatian warga pesisir dari ancaman bencana lain yang tak kalah berbahaya.
PEMERINTAH Kota Padang mulai menggerakkan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana.
PEMERINTAH pusat, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, dan Pemerintah Kota Padang Panjang terus memperkuat kolaborasi dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved