Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Padang mulai menggerakkan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana. Namun hingga kini, jumlah rumah yang akan dibangun masih belum mencukupi kebutuhan riil di lapangan.
Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah tahap pemulihan atau recovery pascabencana, terutama pemenuhan hunian layak bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Dalam waktu dekat, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dijadwalkan akan berkunjung ke Kota Padang untuk melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan huntap tersebut.
“Kita akan memulai pembangunan 250 unit rumah bagi masyarakat terdampak bencana,” ujar Fadly Amran, Senin (29/12).
Namun, ia mengakui jumlah tersebut masih di bawah kebutuhan ideal, yakni sekitar 350 unit hunian tetap. Artinya, masih terdapat kekurangan sekitar 100 unit rumah yang belum terakomodasi dalam skema pembangunan saat ini.
“Kebutuhan kita sebenarnya 350 rumah. Karena itu, kami membuka ruang seluas-luasnya bagi perantau dan masyarakat yang ingin ikut berkontribusi membantu pembangunan,” katanya.
Untuk mempercepat realisasi, Pemerintah Kota Padang menyatakan kesiapan dalam penyediaan lahan. Total lahan yang disiapkan mencapai 3,5 hektare, tersebar di tiga lokasi di Kecamatan Koto Tangah, yakni Bumi Perkemahan Air Dingin, Balai Gadang; kawasan Desaku Menanti di Air Dingin, Balai Gadang; serta lahan di belakang Kantor Camat Koto Tangah.
Sementara menunggu pembangunan hunian tetap rampung, sebagian warga terdampak bencana saat ini masih tinggal di hunian sementara (huntara), termasuk di Rumah Khusus, Kecamatan Koto Tangah.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meski pembangunan huntap segera dimulai, tantangan pemenuhan kebutuhan hunian pascabencana di Kota Padang masih belum sepenuhnya teratasi, dan membutuhkan dukungan lebih luas dari berbagai pihak. (YH/E-4)
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
KETAKUTAN akan datangnya banjir susulan membuat warga Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, memilih membiarkan rumah mereka tetap dipenuhi sisa material banjir.
29 desa dan kampung di Pulau Sumatra dilaporkan hilang akibat bencana banjir bandang dan longsor.
MESKI klaim pemerintah pemulihan pascabanjir Sumatra sudah membaik, sayangnya di lapangan masih seperti pungguk merindukan bulan.
Sucor Asset Management (Sucor AM) menyalurkan 2.000 paket bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra.
DI tengah sawah yang sempat tertimbun lumpur setinggi lutut akibat bencana hidrometeorologi, secercah harapan mulai tumbuh.
PEMERINTAH Kota Padang menyalurkan santunan kematian dari Kementerian Sosial RI kepada ahli waris korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda pada akhir November 2025 lalu.
BADAN Rescue Nasional Demokrasi (NasDem) Sumatera Barat menargetkan pembentukan pengurus Badan Rescue NasDem Daerah (BRND) tingkat kota, kabupaten dan kecamatan yang ada di Sumbar.
BANJIR lumpur dan galodo yang kembali melanda sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatra Barat, tidak mengalihkan perhatian warga pesisir dari ancaman bencana lain yang tak kalah berbahaya.
PEMERINTAH pusat, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, dan Pemerintah Kota Padang Panjang terus memperkuat kolaborasi dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved