Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
RSUD Aceh Tamiang yang sempat lumpuh total akibat banjir bandang kini mulai kembali beroperasi secara bertahap. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan bahwa sejumlah fasilitas penting seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD), farmasi, dan koridor sudah kembali rapi dan aman digunakan.
“Seluruh ruang utama juga telah disterilkan, lantai dan dinding dibersihkan, serta peralatan diselamatkan,” tulis Kemenkes dalam keterangan tertulis, Senin (8/12).
Upaya pemulihan dilakukan bersama TNI dan mahasiswa Poltekkes Medan yang diterjunkan khusus untuk membersihkan ruang operasi. Itu dilakukan demi memastikan kondisi steril sebelum digunakan untuk penanganan medis.
Kesiapan teknis alat kesehatan (alkes) juga dipulihkan oleh tenaga profesional. Tim dari Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Medan melakukan pengecekan satu per satu untuk memastikan alat yang terdampak banjir masih layak pakai atau perlu diperbaiki.
Tim medis dan teknis dari RSUP H Adam Malik Medan juga masih berada di lokasi untuk mendampingi pemulihan. Mereka memastikan IGD dapat kembali dibuka dalam waktu dekat.
“Layanan IGD siap kembali berjalan. Sebagian pasien dialihkan sementara selama proses pemulihan,” tulis Kemenkes.
RSUD Aceh Tamiang menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang paling parah terdampak banjir Aceh. Seluruh layanan sempat terhenti, sementara akses rumah sakit tertutup puluhan kendaraan yang terseret banjir.
Puluhan prajurit TNI sebelumnya dikerahkan untuk membuka akses tersebut dan menemukan seluruh ruangan dipenuhi lumpur hingga 40 cm. Pada 5 Desember, Kodim menambah personel menjadi 80 prajurit serta mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk mempercepat proses pembersihan. (E-3)
SERANGAN nyamuk di sejumlah lokasi pengungsian pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang menjadi perhatian serius. Kemenkes memastikan kondisi tersebut Kejadian Luar Biasa (KLB).
Bukan saja saat malam tiba, tapi pada siang hari pun nyamuk memenuhi sudut-sudut ruangan tenda pengungsian dan kamar.
BULAN Sabit Merah Indonesia (BSMI) melakukan soft launching Klinik Pusat Pelayanan Kesehatan dan Rehabilitasi (PPKR) Aceh Tamiang pada Minggu (18/1).
Kompleks pesantren seluas sekitar 2,5 hektare ini berada di kawasan seluas lima hektare yang sempat menjadi titik penumpukan material kayu dari aliran sungai.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyerahkan 90 unit Huntara di Aceh Tamiang. Sinergi BUMN Danantara sediakan hunian layak pasca-bencana.
Fokus pembersihan oleh aktivis 98 di Aceh Utara menyasar pada pekarangan Masjid Assa'adah, Meunasah (balai desa), serta akses lorong desa.
WARGA terdampak banjir di wilayah pedalaman Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, hingga kini masih membutuhkan kejelasan terkait tempat tinggal.
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Aceh terus mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh.
WARGA di Kabupaten Bireuen, Aceh, harus menelan pil pahit karena 47 hari sejak bencana banjir bandang pada November 2025 lalu penanganan dampak bencana hingga bantuan belum maksimal.
VIRAL di media sosial video merekam menumpuknya berbagai macam bantuan logistik di sebuah gudang yang diduga gudang milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Aceh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved