Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Update Bencana Sumatra, Selasa Malam: Korban Meninggal 744 Jiwa, 551 Hilang

Akmal Fauzi
02/12/2025 23:50
Update Bencana Sumatra, Selasa Malam: Korban Meninggal 744 Jiwa, 551 Hilang
Kondisi Tapanuli Selatan, salah satu yang terdampak bencana banjir Sumatra.(Antara)

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban banjir dan tanah longsor di Sumatra hingga Selasa (2/12) malam

Data tersebut diperbarui BNPB melalui situs Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin BNPB), Selasa (2/12) yang dilihat pukul 23.25 WIB, jumlah korban meninggal tercatat 744 jiwa, korban hilang 551 jiwa, dan 2.600 orang mengalami luka-luka.

Berikut rincian datanya:

  • Jumlah korban meninggal: 744 jiwa
  • Jumlah korban hilang: 551 jiwa.
  • Jumlah terluka: 2.600 jiwa.
  • Jumlah korban terdampak: 3,3 juta jiwa
  • Jumlah korban mengungsi: 1,1 Juta jiwa
  • Jumlah kabupaten terdampak: 50 kabupaten

Adapun, rincian jumlah korban meninggal berdasarkan provinisi yaitu

  • Aceh: 218 jiwa
  • Sumatra Barat: 225 jiwa
  • Sumatra Utara: 301 jiwa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebut Sumatera Utara sebagai wilayah dengan korban terbanyak, terutama di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, dan Mandailing Natal.

BNPB juga mencatat peningkatan signifikan pada jumlah pengungsi dan warga terdampak, dengan pendataan kini menggunakan satuan jiwa, bukan kepala keluarga, untuk memberikan gambaran lebih akurat.

"Ini datanya sudah lebih rinci, bukan lagi KK tapi menjadi jiwa, karena tentu saja namanya pengungsi itu bukan hitungannya keluarga, tapi harus jiwa," ujarnya.

Seluruh data bersifat dinamis dan dapat berubah seiring upaya pencarian, evakuasi, dan pendataan di lapangan. Tim BNPB bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, dan relawan terus memperluas jangkauan evakuasi, termasuk ke daerah-daerah terpencil, serta memulihkan akses dan menyediakan kebutuhan dasar bagi pengungsi. (Fik/P-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya