Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA tanah longsor yang membentuk banjir bandang (galodo) di Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, pada Kamis (27/11) mengakibatkan 29 orang meninggal dunia.
"Dari jumlah tersebut, 21 korban telah teridentifikasi, sementara delapan lainnya masih dalam proses identifikasi oleh tim gabungan," jelas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Rahmad Lasmono, Jumat (28/11).
Longsor terjadi pada Kamis (27/11) dini hari dan sempat menutup total akses jalan, membuat kendaraan tidak dapat melewati jalur utama nagari tersebut. Warga bersama aparat nagari kemudian melakukan pembersihan material secara gotong royong.
"Akses jalan sudah kembali bisa dilewati kendaraan sejak pukul 14.25 WIB, setelah material berhasil dibersihkan masyarakat,” ujar Rahmad.
Di lokasi berbeda, tanah longsor juga terjadi di Jorong Sungai Taleh, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, pada Selasa (25/11). Material longsor menutup ruas jalan sehingga kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat melintas.
“Penanganan masih berlangsung dengan menggunakan alat berat dari PU Provinsi Sumbar,” kata Rahmad.
Sementara itu, di wilayah Nagari Salareh Aia, banjir bandang pada Kamis (27/11) pukul 18.00 WIB turut memperparah kondisi. Derasnya arus membawa material kayu dan lumpur yang merusak rumah warga serta fasilitas umum. Proses evakuasi di lokasi ini masih berlangsung dan diperkirakan banyak korban belum ditemukan.
“Data sementara, sudah ditemukan 11 korban jiwa. Namun masih banyak warga yang belum berhasil dievakuasi. Kami sangat membutuhkan tambahan tenaga medis di lapangan serta personel untuk evakuasi,” ujar Rahmad Lasmono.
Menurut Rahmad, kebutuhan mendesak di lokasi bencana mencakup alat berat, tenaga medis, personel SAR, logistik (termasuk makanan siap saji), obat-obatan, pakaian, selimut, serta ambulans atau kendaraan operasional.
Ia menegaskan bahwa BPBD Agam telah mengoordinasikan penanganan dengan instansi terkait dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat curah hujan tinggi masih berpotensi memicu longsor susulan. (YH/E-4)
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
KETAKUTAN akan datangnya banjir susulan membuat warga Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, memilih membiarkan rumah mereka tetap dipenuhi sisa material banjir.
29 desa dan kampung di Pulau Sumatra dilaporkan hilang akibat bencana banjir bandang dan longsor.
MESKI klaim pemerintah pemulihan pascabanjir Sumatra sudah membaik, sayangnya di lapangan masih seperti pungguk merindukan bulan.
Sucor Asset Management (Sucor AM) menyalurkan 2.000 paket bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra.
DI tengah sawah yang sempat tertimbun lumpur setinggi lutut akibat bencana hidrometeorologi, secercah harapan mulai tumbuh.
PEMERINTAH Kota Padang menyalurkan santunan kematian dari Kementerian Sosial RI kepada ahli waris korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda pada akhir November 2025 lalu.
BADAN Rescue Nasional Demokrasi (NasDem) Sumatera Barat menargetkan pembentukan pengurus Badan Rescue NasDem Daerah (BRND) tingkat kota, kabupaten dan kecamatan yang ada di Sumbar.
BANJIR lumpur dan galodo yang kembali melanda sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatra Barat, tidak mengalihkan perhatian warga pesisir dari ancaman bencana lain yang tak kalah berbahaya.
PEMERINTAH Kota Padang mulai menggerakkan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana.
PEMERINTAH pusat, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, dan Pemerintah Kota Padang Panjang terus memperkuat kolaborasi dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved