Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH guyuran hujan mereda pada Jumat (28/11), cukup banyak efek dan ekses banjir yang kini bertumpuk harus dipikul para korban di Provinsi Aceh. Selain korban harta benda, rumah tenggelam, aktivitas perekonomian terpuruk, transportasi hubungan darat lumpuh dan fasilitas umum juga hancur berantakan.
Belum lagi mereka harus rela dan sabar atas kepergian anggota keluarganya saat air bah menyapu kawasan permukiman di provinsi paling ujung barat Indonesia itu.
Lebih parah lagi cukup banyak keluarga sudah tiga hari tidak mendapatkan bahan makanan. Bahkan ada yang masih terkurung di kawasan pedalaman hingga harus tidur dalam kegelapan malam serta tidak bisa dihubungi karena fasilitas tekominikasi terputus.
Bahkan jalur nasional Banda Aceh-Medan terganggu akibat jembatan di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, dan jembatan rangka baja di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, diterjang arus sungai. Itu sebabnya arus transportasi darat dan pasokan bahan makanan dan logistik lainnya terganggu.
Sementara itu, tim SAR daerah setempat terus melakukan upaya evakuasi, pencarian dan pendataan warga di tengah akses yang terbatas. Apalagi sebagian besar lokasi banjir itu merupakan kawasan pedalaman yang masih sulit ditempuh jalur darat.
Adapun arus listrik PLN masih padam sehingga ribuan warga terdampak dilokasi banjir masih bertahan di kegelapan. Untuk kebutuhan arus listrik hanya ditanganggulangi sangat terbatas dari pembangkit di Kabupaten Nagan Raya.
Itu hanya sedikit untuk sebagian Banda Aceh dan Kabupaten Pidie. Di lokasi banjir seperti pedalaman Aceh Utara, Pidie Jaya, Aceh Tamiang, Bener Meriah dan Aceh Tengah juga tidak tersedia air bersih dan krisis bahan makanan.
Di beberapa lokasi yang mudah ekses transportasi sudah mulai datang bantuan dari pemerintah dan donatur lain.
"Di Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, sudah ada sejumlah bantuan termasuk dari kunjungan Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Bupati Pidie Alzaizi, pada Kamis malam," tutur seorang warga Kabupaten Pidie. (MR/E-4)
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
PENYINTAS banjir bandang di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, masih belum baik-baik saja.
CITI Foundation berkolaborasi dengan Save the Children Indonesia untuk memberikan respons kemanusiaan menyeluruh bagi anak-anak dan keluarga terdampak banjir di wilayah Sumatra Utara.
WARGA korban banjir di kawasan Provinsi Aceh hingga kini masih harus menjalani hari-hari yang berat.
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman melakukan peninjauan ke wilayah terdampak banjir bandang di Kampung Landuh, Kabupaten Aceh Tamiang
Puluhan mahasiswa dari Universitas Almuslim turun langsung membantu masyarakat memulihkan sektor pertanian pascabencana banjir Aceh
WARGA korban banjir di kawasan Provinsi Aceh hingga kini masih harus menjalani hari-hari yang berat.
Kegiatan sosial untuk membantu korban banjir di Aceh digelar dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan.
JICT menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp300 juta untuk membantu penanganan bencana banjir bandang dan longsor di Aceh serta Sumatra Utara.
HARAPAN petani di Provinsi Aceh untuk meraup untung besar pada musim panen rendengan (panen utama) tahun 2026 harus terkubur dalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved