Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Menkomdigi Telah Koordinasi dengan Operator Seluler Pulihkan Akses di Sumatera

M Ilham Ramadhan Avisena
27/11/2025 16:33
Menkomdigi Telah Koordinasi dengan Operator Seluler Pulihkan Akses di Sumatera
Foto udara banjir merendam jalan dan permukiman di Nagari Kampuang Galapuang, Ulakan Tapakis, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (25/11)(ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengungkapkan, pemerintah telah melakukan koordinasi dengan operator seluler yang memiliki tower di wilayah terdampak bencana.

"Itu rata-rata instalasi BTS milik operator seluler. Jadi, kita minta mereka terus memantau dan segera melakukan perbaikan, dan yang paling utama juga menginformasikan kepada masyarakat titik-titik mana saja yang terdampak," kata dia kepada pewarta di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (27/11). 

Pemerintah, imbuh Meutya, telah menyampaikan titik-titik jaringan terdampak melalui situs yang dimiliki oleh Kementerian Komunikasi dan Digital. Namun ia juga ingin operator seluler proaktif untuk memberikan informasi kepada pengguna. 

"Kita minta operator seluler juga proaktif kepada penggunanya untuk selalu memberi tahu jika ada gangguan-gangguan. Mudah-mudahan cepat diperbaiki," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyampaikan kondisi terkini penanganan banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Ia mengungkapkan, akses yang terputus masih menjadi hambatan utama dalam pendataan hingga evakuasi warga.

Bima menjelaskan, beberapa kepala daerah bahkan tidak dapat menjangkau wilayahnya sendiri akibat sistem komunikasi yang lumpuh. "Ada Walikota Langsa yang tidak bisa mengakses daerahnya, ya karena baru kembali dari Jakarta, dan saluran komunikasi masih terputus di sana," ujarnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, hari ini.

Kementerian Dalam Negeri, kata Bima, telah mengirimkan Dirjen Administrasi Wilayah untuk memantau langsung kondisi di lapangan. Ia mengatakan pemulihan jaringan listrik dan komunikasi menjadi langkah paling mendesak.

"Yang paling penting itu sekarang bagaimana memulihkan akses, ya. Karena PLN juga terputus," kata Bima.

Ia menambahkan telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digitalisasi serta para provider untuk mempercepat pemulihan jaringan.(P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya