Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AIR bersih adalah barang mewah yang harus diperjuangkan setiap hari oleh warga Desa Fafinesu, NTT. Pasalnya, dari total 192 kepala keluarga di Fafinesu hanya 5% warga yang mampu membeli air bersih dengan menyisihkan 25% penghasilannya per bulan.
Bukan hanya membeli dengan uang, mereka juga 'membeli' air dengan waktu dan tenaga. Ada jarak yang harus ditempuh selama 1 jam pulang-pergi melewati jalan berbukit dan terjal hanya untuk mendapatkan air bersih. Setiap pagi, para ibu dan anak-anak berjalan memikul jeriken menuju sumber mata air di Gunung Fafinesu untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Oleh arena itu, Vinilon Group bersama organisasi nirlaba Solar Chapter dan Pemerintah Desa Fafinesu membangun akses air bersih melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) #PenyebarKebaikan. Kali ini, Vinilon menghadirkan akses air bersih yang mudah ke Desa Fafinesu, NTT dengan menggunakan pipa HDPE Vinilon sepanjang 8,2 kilometer beserta perangkat sanitary YUTA untuk kebutuhan sistem distribusi air bersih langsung dari sumber mata air di perbukitan ke tengah pemukiman warga.
Kini, langkah berat itu telah berganti menjadi tawa dan rasa syukur berkat kemudahan akses air bersih di Desa Fafinesu. “Selama 46 tahun, Vinilon Group percaya bahwa membangun infrastruktur bukan hanya tentang menghadirkan produk yang berkualitas, tetapi juga membawa perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat. Melalui semangat #PenyebarKebaikan, kami ingin memastikan bahwa air bersih dapat dinikmati sampai ke pelosok negeri,” ujar Christian Rudolf, General Manager Marketing Vinilon Group.
Melalui kolaborasi ini, Vinilon Group menyediakan sistem perpipaan berkualitas tinggi yang menjadi tulang punggung distribusi air untuk mendukung keberlanjutan pasokan air di desa Fafinesu. Bagi masyarakat Fafinesu, program ini membawa perubahan besar.
Alofridus Alen, Kepala Desa Fafinesu mengungkapkan rasa bahagianya, “Dulu untuk merasakan air bersih, kami bisa menghabiskan waktu berjam-jam. Sekarang, air bersih dapat dengan mudah diakses untuk kebutuhan warga desa sehari-hari. Terima kasih atas kolaborasi akses air bersih yang lebih dekat ini karena sangat bermanfaat bagi kebutuhan kami warga Desa Fafinesu.”
Selain membangun sistem perpipaan, Vinilon Group juga memberikan edukasi kepada warga lokal mengenai cara merawat dan mengelola sistem saluran air bersih secara mandiri untuk memastikan manfaat program ini dapat bertahan lama dan menjadi bagian dari kemandirian desa.
“Program Penyediaan Akses Air Bersih di Desa Fafinesu menunjukkan bagaimana kolaborasi masyarakat desa dan Solar Chapter melalui dukungan CSR dari swasta, seperti Vinilon Group dapat menghadirkan solusi berkelanjutan atas krisis air di Nusa Tenggara Timur. Memasuki tahun ketiga kerja sama dengan Solar Chapter, Vinilon Group mendukung penyediaan material pipa dan pendampingan teknis perpipaan agar masyarakat Desa Fafinesu semakin mandiri. Melalui model kolaborasi ini, kita berharap air dapat terus mengalir sampai anak cucu,” ujar Mustika Wijaya, Direktur Eksekutif Solar Chapter.(H-2)
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Cakupan layanan air bersih PDAM Tirta Asasta telah mencapai 23% dari total kebutuhan warga Kota Depok
Green mindset yang diusung Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, merupakan langkah strategis dan visioner untuk menjamin keberlanjutan layanan air bersih di Jakarta.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian.
Transformasi digital ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menjamin kedaulatan air di Ibu Kota
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved