Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Basarnas Konfirmasi Ada 60 Pendaki di Gunung Semeru, Begini Kondisinya

Media Indonesia
20/11/2025 07:32
Basarnas Konfirmasi Ada 60 Pendaki di Gunung Semeru, Begini Kondisinya
Erupsi Gunung Semeru, Rabu (19/11/2025).(Antara )

BASARNAS menegaskan bahwa para pendaki yang sempat terperangkap di jalur pendakian ketika Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, erupsi berada dalam keadaan selamat.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso, menyampaikan dari Jakarta pada Rabu (19/11) malam bahwa laporan tim di lapangan menunjukkan para pendaki kini tengah beristirahat di area Ranu Kumbolo, Gunung Semeru.

"Untuk di Ranu Kumbolo kondisi aman cuma memang ada himbauan untuk turun," ujarnya.

Lokasi Ranu Kumbolo merupakan sebuah danau alami di ketinggian sekitar 2.400 meter di atas permukaan laut, atau sekitar enam jam perjalanan dari puncak Semeru melalui jalur Kalimati yang umum dilalui pendaki.

Basarnas menyebut sekitar 60 pendaki bersama 15 pemandu tertahan di Ranu Kumbolo karena kondisi sore hari yang berkabut serta disertai hujan ringan, sehingga jalur turun ke arah utara tertutup kabut tebal.

Meski demikian, Edy memastikan bahwa petugas Basarnas telah bersiaga dan terus berkoordinasi dengan relawan, para pemandu, serta pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) untuk membantu proses evakuasi para pendaki menuju area aman.

Upaya penyelamatan juga melibatkan tim gabungan dari BNPB, BPBD, serta personel TNI dan Polri yang langsung diterjunkan setelah terjadinya erupsi pada sore hari. "Kondisinya aman," tambahnya.

Sebelumnya, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan bahwa gunung tertinggi di Pulau Jawa Itu mengalami erupsi pada pukul 16.00 WIB dengan kolom abu mencapai sekitar 2.000 meter di atas puncak.

Dalam peristiwa tersebut, gunung mengeluarkan awan panas yang meluncur sejauh tujuh kilometer dari puncaknya, sementara kolom abu berwarna kelabu pekat terpantau bergerak ke arah utara dan barat laut.

Aktivitas itu terekam di seismogram Pos Pengamatan Gunung Api Lumajang dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi kurang lebih 16 menit 40 detik.

Meski erupsi dinyatakan berhenti pada pukul 18.11 WIB, pemerintah bersama Badan Geologi tetap menetapkan status Level IV atau Awas untuk mengantisipasi kemungkinan aktivitas susulan. Hingga saat ini tercatat ada 300 warga yang mengungsi akibat aktivitas Gunung Semeru. (Ant/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya