Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali memperlihatkan aktivitas vulkanik dengan menyemburkan asap setinggi sekitar 1.000 meter dari puncak. Informasi ini disampaikan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berdasarkan hasil pemantauan yang dipublikasikan di Jakarta pada Sabtu dini hari.
Dalam laporan resminya, Badan Geologi menjelaskan bahwa aktivitas visual Semeru terlihat jelas meski sesekali tertutup kabut level 0–II. Asap putih dari kawah utama tampak keluar dengan intensitas sedang hingga kuat, menjulang hingga 1.000 meter pada pukul 00.10 WIB. Kondisi cuaca di area gunung tercatat bervariasi dari cerah hingga hujan. Angin bertiup lemah ke arah tenggara–selatan dengan suhu udara berkisar antara 21–24 derajat Celcius.
Dari sisi kegempaan, tercatat 157 kali gempa letusan atau erupsi dengan amplitudo 10-22 mm dan durasi 58-185 detik. Selain itu, terekam pula 17 gempa guguran, 19 gempa hembusan, satu gempa vulkanik dalam, enam gempa tektonik jauh, serta satu gempa getaran banjir dengan amplitudo 43 mm selama 6.499 detik.
Badan Geologi menegaskan masyarakat dilarang beraktivitas di sektor tenggara, khususnya sepanjang Besuk Kobokan dalam radius 20 kilometer dari puncak. Di luar area tersebut, warga juga diimbau menjauhi sempadan sungai minimal 500 meter karena masih ada potensi awan panas maupun aliran lahar.
Selain itu, radius aman dari kawah ditetapkan minimal delapan kilometer untuk menghindari ancaman lontaran batu pijar. Peringatan juga diberikan terkait risiko awan panas guguran, aliran lava, dan lahar di sungai-sungai yang berhulu di puncak Semeru, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta aliran anak sungainya.
Sebelumnya, Gunung Semeru dilaporkan meletus pada Rabu (19/11) sekitar pukul 16.00 WIB dengan kolom abu mencapai 2.000 meter di atas puncak. Erupsi tersebut mengeluarkan awan panas dengan jarak luncur hingga tujuh kilometer, sementara arah sebaran abu bergerak ke utara dan barat laut. Rekaman seismogram menunjukkan amplitudo maksimum 40 mm dengan durasi sekitar 16 menit 40 detik.
Saat ini, Badan Geologi menetapkan Semeru pada Status Level IV atau Awas sebagai langkah antisipasi potensi aktivitas lanjutan. Pemerintah Kabupaten Lumajang juga telah mengaktifkan Status Tanggap Darurat Bencana Alam hingga 26 November. (Ant/E-3)
Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) Rudijanta Tjahja Nugraha memaparkan totalnya ada 187 orang yang berada di Ranu Kumbolo saat Gunung Semeru erupsi, Rabu (19/11).
BADAN Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Jawa Timur memastikan 178 pendaki yang terjebak di kawasan Ranu Kumbolo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dalam kondisi baik.
Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik.
Basarnas memastikan seluruh pendaki yang sempat terjebak di jalur pendakian saat Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi, berada dalam kondisi aman.
PEMERINTAH Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2025 mengenai Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Semeru.
Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik.
Basarnas memastikan seluruh pendaki yang sempat terjebak di jalur pendakian saat Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi, berada dalam kondisi aman.
Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, pada Kamis (2/1) pagi, erupsi beberapa kali dengan tinggi letusan hingga 1.200 meter.
GUNUNG Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur tercatat beberapa kali erupsi disertai letusan dengan ketinggian hingga 1 kilometer, Kamis (7/11).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved