Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur mulai melakukan pembangunan sodetan aliran lahar Gunung Semeru yang melintas di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.
Erupsi Gunung Semeru beberapa waktu lalu menyebabkan muncul jalur aliran lahar atau material vulkanis yang baru menuju ke Desa Supiturang.
“Artinya ada aliran baru yang menyebabkan desa tersebut tersapu lahar panas, padahal sudah ada aliran yang sudah ada,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur Satriyo Nurseno di Surabaya, Kamis (27/11).
Untuk membangun sodetan ini, dikerahkan alat alat berat yang dibantu oleh penambang pasir di aliran sungai Gunung Semeru. Untuk membuat sodetan, seluruh tumpukan pasir dibersihkan lebih dulu.
Kemudian dibuat aliran baru agar saat erupsi terjadi tidak langsung ke Desa Supiturang tapi masuk kembali ke jalur yang semestinya. “Kalau sudah sodetan selesai diharapkan aliran lahar bisa terpisah tidak langsung ke pemukiman warga,” katanya.
Panjang sodetan yang dibangun 500 meter diharapkan dalam waktu dua bulan selesai dikerjakan. “Jika tuntas minimal bisa mengurangi aliran liar ke pemukiman warga, tapi langsung ke aliran utama,” katanya.
Pembangunan sudetan ini sekaligus memenuhi permintaan warga yang disampaikan saat Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi erupsi Gunung Semeru. (FL/E-4)
AKTIVITAS Gunung Semeru terus menurun.
MESKI sudah terjadi penurunan, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan aktivitas erupsi di Gunung Semeru dan guguran lava masih terjadi.
“Infrastruktur siap, proses penanganan bencana berjalan lebih efektif, serta mitigasi risiko jangka panjang dapat diterapkan. Ini perlunya lokasi posko pengungsi terpusat,”
PEMERINTAH akan mendirikan Sekolah Dasar (SD) darurat sebagai pengganti sekolah yang rata tanah akibat disapu lahar panas saat erupsi Gunung Semeru, Rabu (19/11).
Sebanyak 651 personel TNI Divif 2 Kostrad beserta sejumlah alat berat dikerahkan untuk membantu pemerintah daerah dalam percepatan penanganan bencana erupsi Gunung Semeru.
BMKG juga mendeteksi adanya aktivasi Gelombang Rossby Equator dan Low Frequency di sebagian besar Jawa Timur pada periode 25 November-2 Desember 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved