Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Alami Luka Bakar, Suami Istri Korban Awan Panas Gunung Semeru Dirujuk ke RS Pasirian

Media Indonesia
20/11/2025 07:47
Alami Luka Bakar, Suami Istri Korban Awan Panas Gunung Semeru Dirujuk ke RS Pasirian
Tangkapan layar Youtube BNPB tentang Gunung Semeru.(Dok BNPB)

SEPASANG suami istri asal Kediri korban awan panas yang terjatuh di Jembatan Gladak Perak saat erupsi Gunung Semeru akhirnya dirujuk ke RS Pasirian pada Rabu (19/11) malam.

"Korban mengalami luka bakar sekitar 20% setelah terjatuh saat melintas di jembatan Perak yang licin dan tertutup abu panas akibat erupsi Gunung Semeru yang disertai luncuran guguran awan panas," kata Sekda Lumajang Agus Triyono.

Ia memaparkan, berdasarkan laporan yang diterima, motor yang dikendarai pasangan tersebut tergelincir karena permukaan jembatan dipenuhi material panas sehingga membuat aspal licin. Mereka pun terjatuh dan terkena material panas yang masih berada di atas aspal.

"Meskipun demikian, koordinasi cepat petugas di lapangan berhasil mengevakuasi korban tanpa terlambat, sehingga korban dirujuk ke RS Pasirian," tuturnya.

Ia menambahkan, korban awalnya mendapat perawatan di Puskesmas Candipuro sebelum dipindahkan ke fasilitas kesehatan dengan layanan lebih lengkap untuk menangani luka bakar.

BPBD Lumajang kembali mengingatkan warga di kawasan terdampak agar selalu berhati-hati, terutama ketika melewati jalur yang rawan licin dan tertutup abu erupsi. Aparat gabungan juga tetap melakukan pemantauan di sejumlah titik untuk mencegah kejadian serupa.

"Pentingnya mematuhi imbauan evakuasi dan menghindari zona berbahaya. Keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama. Pergerakan di area terdampak harus dikendalikan agar tidak menambah korban," katanya.

Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi fokus utama dalam menghadapi peningkatan aktivitas Gunung Semeru. Upaya pengendalian mobilitas warga di wilayah rawan terus diperkuat demi mencegah aktivitas yang membahayakan.

Melalui koordinasi cepat antarinstansi, pemerintah memastikan penanganan korban berjalan optimal sekaligus menunjukkan kesiapan tim mitigasi bencana di daerah tersebut. (Ant/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik