Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEIRING dengan perkembangan ekonomi yang kompleks, UMKM hadir sebagai kekuatan adaptif yang mampu menjaga stabilitas ekonomi lokal. Dengan kelebihan pada kelincahan dan ketepatannya dalam pendekatan dengan pasar, UMKM juga memiliki daya tahan sosial karena terkait erat dengan komunitas dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Namun, kelebihan mereka sering kali tidak teriringi oleh perlindungan dan penjaminan usaha yang sedang berjalan.
Sebagai respons atas tantangan tersebut, Direktur Bisnis Askrindo Budhi Novianto menjelaskan, sebagai salah satu motor penggerak UMKM, pihaknya turut serta mendukung pembangunan ekonomi nasional terutama program pemerintah.
Melalui Asuransi Mikro Usahaku, Askrindo berusaha untuk melindungi dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, salah satunya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Besarnya potensi UMKM di Indonesia, menjadi peluang bagi Askrindo dalam memproteksi bisnis UMKM dan juga bagian dari literasi asuransi kepada masyarakat. Pelaku UMKM saat ini perlu memiliki kesadaran terhadap asuransi dan memandang bahwa proteksi yang dimiliki dapat meminimalkan risiko untuk memproteksi keberlanjutan usaha,” jelas Budhi.
Askrindo Cabang Pontianak hadir tidak hanya berperan sebagai penjamin kredit, tetapi juga sebagai mitra tumbuh yang berkomitmen mengakselerasi kemajuan UMKM Kalimantan Barat menuju level yang lebih tinggi.
Akselerasi untuk semakin dekat dengan pelaku UMKM , dilakukan salah satunya melalui Bazaar Astacita Kewirausahaan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah, yang diselenggarakan pada Rabu, 24 September 2025 yang bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Barat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Barat, Pimpinan Askrindo Cabang Pontianak, serta puluhan pelaku UMKM sektor kuliner dan kerajinan.
Kharisma Ibrahim Risyad, Pimpinan Askrindo Cabang Pontianak merasa antusias atas partisipasi pelaku UMKM dan dukungan seluruh instansi dalam kegiatan ini. Menurutnya, acara yang mendorong semangat kewirausahaan UMKM berdampak dalam mewujudkan ekosistem UMKM yang tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga memiliki posisi yang kuat di pasar.
"Untuk mewujudkannya, UMKM seharusnya punya perlindungan asuransi agar merasa lebih tenang dalam menjalankan usaha karena risiko kerugian dapat diminimalisir. Contohnya, UMKM yang menjalankan usaha dari rumah sangat rentan jika tempat tinggalnya rusak atau terbakar. Dalam situasi seperti itu, usaha mereka bisa langsung terhenti. Kami hadir untuk memastikan usaha mereka tetap bertahan," jelas Risyad.
Untuk memastikan kestabilan pelaku UMKM Kota Pontianak tetap bertahan, Askrindo hadir melalui sebuah produk Asuransi Mikro Usahaku yang dirancang khusus, dengan menawarkan proteksi dengan premi yang luar biasa terjangkau untuk mengatasi risiko paling fundamental yang dihadapi UMKM. Fokus utamanya adalah melindungi tempat usaha dan peserta dari musibah seperti kebakaran, sambaran petir, ledakan, kejatuhan pesawat terbang, kerusuhan, tertabrak kendaraan dan bencana alam.
“Dengan Asuransi Mikro Usahaku, UMKM terhindar dari risiko yang merugikan. Askrindo memberikan santunan berupa pembiayaan khusus untuk perbaikan,” tambah Risyad.
Dalam upaya merangkul ribuan UMKM yang tersebar di Kalbar, Askrindo jug berkolaborasi dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah UMKM Provinsi Kalimantan Barat. Melalui langkah ini, Askrindo membuktikan bahwa BUMN dapat memainkan peran strategis sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi kerakyatan dengan cara-cara yang inovatif dan berorientasi jangka panjang.
Berdasarkan data Dinas Koperasi UKM Provinsi Kalimantan Barat pada 2024, jumlah usaha di Kota Pontianak mencapai 4.056 jenis usaha yang terdiri dari usaha mikro, kecil, dan menengah. Atas potensi tersebut, Kota Pontianak terpilih sebagai kota potensial ke-15 yang masuk dalam jajaran program Kota Masa Depan dari Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Berbagai program akselerasi UMKM terus digencarkan dalam rangka memberikan pendampingan digitalisasi serta dukungan pengembangan usaha bagi UMKM. Melihat potensi tersebut, Askrindo turut mengambil peran strategis dalam menciptakan ruang pertumbuhan bagi UMKM di Kota Pontianak. (Z-1)
SEKRETARIAT Wakil Presiden (Setwapres) mendorong adanya standarisasi indikator "naik kelas" bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya yang dikelola oleh perempuan.
SOLUSI pendanaan cepat melalui GrabModal by OVO Finansial telah hadir sebagai dukungan nyata bagi mitra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan tingginya aktivitas digital selama Ramadan 2026 untuk meningkatkan promosi dan penjualan melalui platform TikTok.
Laporan IMF Article IV 2026 mencatat UMKM Indonesia menghadapi biaya pinjaman jauh lebih tinggi dan prosedur aplikasi pinjaman lebih kompleks daripada negara-negara serupa.
Kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan lokasi yang bergiliran di seluruh kabupaten/kota di Bali.
Program ini diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang ingin menjadi mitra program tersebut.
PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) memberangkatkan sekitar 500 peserta dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Askrindo menggandeng PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk pelaksanaan program Mudik Gratis BUMN 2026 rute Balikpapan-Surabaya.
PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan menyalurkan santunan kepada 550 anak yatim di 11 kota wilayah operasional perusahaan.
Garap segmen asuransi pariwisata di Jawa Tengah, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) lakukan penandatanganan MoU dengan sekitar 20 biro perjalanan wisata di wilayah Jawa Tengah.
PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) bersama Indonesia Financial Group (IFG) menyediakan ribuan tiket mudik gratis Lebaran 2026 bagi masyarakat.
Portal Satu Data Kalimantan Tengah mencatat jumlah usaha mikro di Kalimantan Tengah mencapai sekitar 278.588 unit pada periode 2023–2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved