Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali meluruskan jumlah korban meninggal dalam bencana banjir di Bali dua hari yang lalu. Jumlah yang menyebar di berbagai platform media sosial sebanyak 18 orang meninggal.
"Data yang benar itu, korban meninggal sebanyak 17 orang. Bukan 18 orang. Sebab ada satu nama yang diulang dalam penomoran jumlah korban. Biar tidak salah informasi ke masyarakat," ujarnya Kepala BPBD Bali Gede Teja saat dikonfirmasi, Sabtu (13/9).
Ia mengatakan, informasi yang berseliweran di media sosial menyebut bahwa jumlah korban meninggal dunia sebanyak 18 orang. Jumlah ini karena ada nama korban yang sama yang ditulis ulang.
Dari seluruh korban meninggal, sambung dia, terbanyak berasal dari Kota Denpasar dengan 11 orang, karena banjir terparah terjadi di wilayah tersebut.
Sementara sisanya berasal dari Kabupaten Gianyar (3 orang), Kabupaten Jembrana (2), dan dari Kabupaten Badung (1). Semua korban jiwa sudah diindentifikasi.
Adapun hingga saat ini jumlah korban yang masih dalam pencarian sebanyak 5 orang. Perinciannya, di Kota Denpasar dilaporkan ada 2 orang hilang dan di Kabupaten Badung sebanyak 3 orang.
Banjir di Bali terjadi di 205 titik. Kerusakan paling para ada di Denpasar dengan 81 titik, Jembrana (63), Tabanan (28), Gianyar (15), dan sisanya tersebar di beberapa kabupaten lainnya.
Hujan deras juga menyebabkan terjadi tanah longsor di 78 titik. Longsor terparah di Kabupaten Tabanan dengan 43 titik dan Karangasem 23 titik.
Selain itu, hujan dan banjir juga mengakibatkan pohon tumbang dengan 41 titik, jembatan jebol atau putus di 2 titik, yakni di Gianyar dan Karangasem, jalan rusak di 5 titik di Karangasem dan Bangli.
Sementara bangunan roboh dan tembok penyeker amblas ada 25 titik. Pun warga yang masih mengungsi hingga saat ini tinggal 146 orang. Pengungsi tersebar di beberapa titik di Denpasar dan sudah ditangani dengan cepat dan baik. (OL/P-2)
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Bantuan benih diberikan setelah sebanyak 1.031 petani yang terdampak banjir mengadu dan beraudiensi langsung ke Plt Bupati Asep Surya Atmaja.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat melakukan mitigasi mandiri.
Banjir bandang dan longsor di Ngawen, Gunungkidul mengakibatkan belasan rumah rusak, kendaraan terseret air, dan akses jalan terputus. Cek detail kerugiannya.
Tembok SMPN 182 Jakarta sepanjang 65 meter roboh diduga akibat tanah urukan labil. BPBD DKI memastikan tak ada korban amun drainase sekolah tersumbat total.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Agam (BPBD) menyatakan dua jembatan darurat di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, hanyut terbawa banjir.
Menurut BPBD, korban meninggal dunia merupakan warga Pacitan yang tertimpa reruntuhan dinding saat gempa terjadi.
Ada dua fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan, yaitu Sekolah Dasar (SD) Jetis dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Jetis, dengan kerusakan cukup berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved