Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MASIH ada hujan ringan di sejumlah daerah di Jawa Tengah di akhir pekan Minggu (27/7), gelombang tinggi mereda namun air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan utara sehingga berdampak banjir rob di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
Cuaca di Jawa Tengah pada umumnya berawan sejak pagi hingga siang, namun memasuki sore hingga awal malam hujan ringan kembali berpeluang mengguyur di sejumlah daerah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, sehingga diminta warga untuk tetap bersiap menghadapi kondisi cuaca tersebut.
Gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah dan Karimunjawa, Kabupaten Jepara mereda dengan ketinggian sekitar 1-2,5 meter, namun air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah, sehingga berpotensi banjir rob di sejumlah daerah di Pantura seperti Pekalongan, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati.
"Waspadai banjir rob di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, karena air laut pasang masih berlangsung dengan ketinggian maksimum 1 meter pada pukul 09.00-13.00 WIB," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Doni Prastio Minggu (27/7).
Gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah, menurut Doni Prastio, yang sebelumnya mencapai 2,5-4 meter, pada akhir pekan ini mulai menunjukkan penurunan berkisar 1-2,5 meter, demikian juga di Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara cukup aman untuk kegiatan pelayaran meskipun tetap harus diwaspadai.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Risca Maulida secara terpisah mengatakan cuaca di Jawa Tengah pada umumnya berawan sepanjang hari ini, namun untuk sejumlah daerah seperti Purbalingga, Banjarnegara, Purworejo, Wonosobo dan Mungkid berpeluang diguyur hujan ringan.
"Sedia payung sebelum hujan, terutama pada sore hingga awal malam peluang hujan ringan di daerah tersebut," ujar Risca Maulida.
Angin pada umumnya bertiup dari timur ke selatan dengan kecepatan 5-25 kilometer per jam, ungkap Risca Maulida, sehu udara berkisar 18-34 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 50-90 persen, sedangkan untuk kawasan pegunungan dan dataran tinggi udara dingin juga masih terjadi terutama pada malam hingga pagi. (H-2)
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
Sebaliknya, kutub Jupiter dipenuhi satu badai utama yang dikelilingi sejumlah pusaran badai lebih kecil, membentuk pola geometris yang rapi.
hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
BPBD Kabupaten Bantul masih mewaspadai ancaman bencana Hidrometeorologi akibat cuaca ekstren. Mitigasi bencana disiapkan, mulai dari pembentukan posko di setiap kelurahan.
BMKG menggelar Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek mulai 16 hingga 22 Januari 2026 mitigasi menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved