Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AIR laut pasang (rob) di perairan utara dan cuaca ekstrem di Solo Raya dan Selatan Jawa Tengah Kamis (15/5), Badan Meteorolog Klimatologi dan Geofisika (BMKG) minta agar warga mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi.
Cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi puluhan daerah terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Solo Raya dan Selatan Jawa Tengah, diminta warga di daerah tersebut untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
Selain itu air laut pasang (rob) juga kembali terjadi di Perairan Utara Jawa Tengah, sehingga warga berada di sejumlah daerah di Pantura seperti Demak, Semarang, Kendal dan Pekalongan untuk kewaspadai terjadinya banjir rob.
"Rob di Perairan Utara Jawa Tengah terjadi pukul 11.00-16.00 WIB dengan ketinggian maksimum 1,1 meter," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Shafira Tsanyfadhila Kamis (15/5).
Dampak kembali rob tersebut, lanjut Shafira Tsanyfadhila, warga berada di sejumlah daerah di Pantura untuk siaga banjir rob, karena akan mengganggu aktivitas seperti transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam.
Prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Ferry Oktarisa secara terpisah mengatakan pada pagi cuaca cerah dan berawan, tetapi memasuki siang hujan ringan-sedang tersebar merata di kawasa pegunungan dan dataran tinggi, sore hari awal malam hujan ringan-sedang turun merata, bahkan di 23 daerah terutama Solo Raya dan selatan Jawa Tengah berpotensi terjadi cuaca ekstrem .
"Warga di daerah dengan cuaca ekstrem tersebut diminta untuk mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi," ujar Ferry Oktarisa.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Ferry Oktarisa, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Jepara, Ungaran, Kajen, Slawi, Brebes, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.
Sedangkan daerah berpeluang diguyur hujan ringan-sedang, lanjut Ferry Oktarisa, yakni Kebumen, Rembang, Pati, Kudus, Demak, Temanggung, Kendal, Batang, Pemalang, Magelang, Surakarta, Salatiga dan Semarang. "Angin bertiup dari arah timur ke selatan berkecepatan 5-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 19-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen," imbuhnya. (H-2)
Di perairan utara Jawa Tengah masih berlangsung banjir rob, sementara itu gelombang tinggi 1,25-2,5 meter juga terjadi di perairan Karimunjawa akibat cuaca ekstrem.
Air laut pasang (rob) juga masih berlangsung di perairan utara, sehingga berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
FENOMENA bulan purnama (supermoon) Rabu (5/11) malam berpotensi menimbulkan air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa Tengah.
Cuaca ekstrem masih berpotensi di 26 daerah di Jawa Tengah Selasa (4/11), air laut pasang (rob) menurun dan baru akan kembali terjadi Kamis (6/11).
Air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa Tengah cukup tinggi mencapai 1,1 meter, juga berdurasi lebih panjang yakni pada pukul 01.00-06.00 WIB.
Banyak kendaraan mati mesin (mogok) akibat banjir dengan ketinggian 20-60 centimeter masih merendam di Jalan Kaligawe Raya.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang mengguyur seluruh wilayah Jakarta hari ini, 21 Januari 2026. Cek jadwal hujan dan suhu udara di sini.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan Laut Sulawesi, perairan utara Sulawesi Utara, dan perairan Kabupaten Minahasa Utara.
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerangkan adanya awan Cumulonimbus saat pesawat ATR 42-500 jatuh di Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1) lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved