Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG tinggi masih berlangsung di perairan selatan Jawa Tengah, namun air laut pasang (rob) di perairan utara menurun, secara umum cuaca di Jawa Tengah membaik cerah dan berawan pada pagi-siang, sedangkan sore-awal malam hujan ringan-sedang turun di sejumlah daerah.
Secara umum cuaca di Jawa Tengah Senin (23/6) membaik dibandingkan sebelumnya, tidak ada potensi cuaca ekstrem dan hanta hujan ringan-sedang di sejumlah daerah pada sore hingga awal malam di sejumlah daerah seperti Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Karanganyar, Temanggung, Magelang, Bumiayu dan Majenang.
Meskipun air laut pasang (rob) di perairan utara sudah jauh menurun hingga mengurangi banjir rob di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, namun gelombang tinggi di perairan selatan yakni 2,5-4 meter masih berlangsung, sehingga hal ini cukup berisiko terhadap kegiatan pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang, kapal barang dan penumpang.
"Rob di perairan utara menurun dengan ketinggian saat ini 0,7-0,8 meter, sehingga mengurangi banjir rob di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah seperti Pekalongan, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati," ujar Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Retna Swasti Karini.
Sedangkan cuaca di perairan juga cerah dan berawan, lanjut Retna Swasti Karini, meskipun ada huhanbribgan di sejumlah kawasan perairan pada sore hingga malam hari dan gelombang tinggi 1,25-2,5 meter di perairan Karimunjawa bagian barat dan timur.
Sementara itu Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N secara terpisah Senin (23/6) mengatakan potensi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir tidak terjadi di hari ini, meskipun hujan ringan-sedang berpeluang di sejumlah daerah di Jawa Tengah.
Menurut Arif angin bertiup dari timur ke selatan dengan kecepatan 5-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 19-33 derajat celcius dan kelembaban udara 55-95 persen, "sedangkan selebihnya hanya turun hujan ringan," tambahnya. (H-2)
Di perairan utara Jawa Tengah masih berlangsung banjir rob, sementara itu gelombang tinggi 1,25-2,5 meter juga terjadi di perairan Karimunjawa akibat cuaca ekstrem.
Air laut pasang (rob) juga masih berlangsung di perairan utara, sehingga berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
FENOMENA bulan purnama (supermoon) Rabu (5/11) malam berpotensi menimbulkan air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa Tengah.
Cuaca ekstrem masih berpotensi di 26 daerah di Jawa Tengah Selasa (4/11), air laut pasang (rob) menurun dan baru akan kembali terjadi Kamis (6/11).
Air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa Tengah cukup tinggi mencapai 1,1 meter, juga berdurasi lebih panjang yakni pada pukul 01.00-06.00 WIB.
Banyak kendaraan mati mesin (mogok) akibat banjir dengan ketinggian 20-60 centimeter masih merendam di Jalan Kaligawe Raya.
Tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan Laut Sulawesi, perairan utara Sulawesi Utara, dan perairan Kabupaten Minahasa Utara.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
BMKG: gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) ini.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Gelombang tinggi 1,25-2,5 disertai angin hujan dan badai masih berlangsung di perairan Jawa Tengah berisiko terhadap pelayaran.
Cuaca ekstrem berpotensi di 27 daerah Salasa (13/1) warga di Pantura dan Jateng bagian tengah diminta waspada terhadap bencana hidrometeorologi dan gelombang tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved