Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG tinggi hingga 4 meter kembali terjadi di perairan selatan Jawa Tengah Selasa (8/7), air laut pasang (rob) di perairan utara juga kembali meningkat sehingga diminta warga berada dan beraktivitas di laut dan pesisir untuk waspada kondisi perairan tersebut.
Cuaca di Jawa Tengah membaik dibanding sebelumnya, pagi-siang secara umum cerah dan berawan, meskipun memasuki sore hingga awal malam turun hujan ringan-sedang di sejumlah daerah, angin dari arah timur ke selatan berkecepatan 5-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 19-33 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen.
Meskipun kondisi di perairan juga cerah dan berawan, namun gelombang tinggi kembali terjadi di perairan selatan Jawa Tengah mencapai 0,5-4 meter, sedangkan di perairan utara air laut pasang (rob) juga meningkat dengan ketinggian maksimum 1 meter sehingga berdampak banjir rob di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah kembali meninggi.
"Gelombang tinggi di perairan selatan cukup berisiko terhadap kegiatan pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang, kapal barang dan penumpang, diminta untuk diwaspadai," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Retna Swasti Karini.
Sedangkan gelombang di perairan utara Jawa Tengah, lanjut Retna Swasti Karini, cukup landai yakni berkisar 0,5-1,25 meter, namun air laut pasang (rob) kembali meningkat pada pukul 06.00-11.00 WIB, sehingga berdampak semakin meninggi banjir rob di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah seperti Pekalongan, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati.
Banjir Rob di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah itu, menurut Retna Swasti Karini, selain dapat merendam kawasan pemukiman penduduk, area pertanian dan pertambakan, juga merendam jalur Pantura Semarang-Demak hingga mengganggu transportasi. Diminta warga berada pesisir Pantura untuk kembali siaga dan waspada," imbuhnya.
Prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Risca Maulida mengatakan secara umum cuaca di Jawa Tengah sejak memasuki pagi Selasa (8/7) membaik dibandingkan malam sebelumnya, meskipun hujan ringan-sedang masih ayan mengguyur sejumlah daerah terutama kawasan pegunungan dan dataran tinggi.
Sejumlah daerah di Jawa Tengah berpeluang diguyur hujan ringan-sedang, ungkap Risca Maulida, berada di Jawa Tengah bagian tengah seperti Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Temanggung dan Magelang. "Cuaca ekstrem mereda sehingga diharapkan tidak menimbulkan ancaman bencana hidrometeorologi," tambahnya. (H-2)
Selain akibat naiknya permukaan air laut, banjir rob di di wilayah tersebut juga terjadi akibat curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem.
Bahaya yang mengintai tidak hanya air laut, tapi juga dampak ikutan seperti angin puting beliung.
Di perairan utara Jawa Tengah masih berlangsung banjir rob, sementara itu gelombang tinggi 1,25-2,5 meter juga terjadi di perairan Karimunjawa akibat cuaca ekstrem.
Kepala BRIN Arif Satria menyatakan kesiapan riset dan inovasi Giant Sea Wall untuk mengatasi banjir rob dan penurunan tanah di Pantura Jawa.
Pada Minggu (4/1), kapal Dumai Line yang sedang melayani rute Dumai-Batam diterjang ombak tinggi dan angin kencang, menciptakan suasana mencekam di antara penumpang.
Peringatan tersebut disampaikan oleh Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Anisa S, berdasarkan hasil analisis data pasang surut air laut.
Di perairan utara Jawa Tengah masih berlangsung banjir rob, sementara itu gelombang tinggi 1,25-2,5 meter juga terjadi di perairan Karimunjawa akibat cuaca ekstrem.
Air laut pasang (rob) juga masih berlangsung di perairan utara, sehingga berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
FENOMENA bulan purnama (supermoon) Rabu (5/11) malam berpotensi menimbulkan air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa Tengah.
Cuaca ekstrem masih berpotensi di 26 daerah di Jawa Tengah Selasa (4/11), air laut pasang (rob) menurun dan baru akan kembali terjadi Kamis (6/11).
Air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa Tengah cukup tinggi mencapai 1,1 meter, juga berdurasi lebih panjang yakni pada pukul 01.00-06.00 WIB.
Banyak kendaraan mati mesin (mogok) akibat banjir dengan ketinggian 20-60 centimeter masih merendam di Jalan Kaligawe Raya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved