Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Situbondo, Jawa Timur, menangani kasus dugaan pembakaran seorang pelajar
sekolah dasar (SD) oleh empat temannya.
Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan mengaku telah memanggil empat pelaku anak-anak di bawah umur itu yang didampingi orangtua mereka untuk mendalami dugaan penganiayaan berat yang menimpa korban yang berusia 10 tahun itu..
"Selain diklarifikasi oleh penyidik PPA, empat anak-anak itu juga memperagakan saat melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap
korban," kata Agung di Situbondo, Jawa Timur, Selasa (13/5).
Penyidik perlindungan perempuan dan anak atau PPA Polres Situbondo memanggil empat anak-anak yang diduga membakar korban hingga mengalami luka bakar serius di bagian wajah dan tubuh korban.
Korban yang masih duduk di bangku kelas IV SD itu saat ini sedang dirawat di ICU RSUD dr.Abdoer Rahem Situbondo.
Peristiwa pembakaran korban itu terjadi di depan rumah salah satu dari empat teman korban pada Senin (12/5).
Ketika itu korban berpamitan ke orangtuanya untuk beli makanan dan dalam perjalanan korban dipanggil oleh empat orang temannya. (Ant/Z-1)
Persepsi ini lahir dari cara pandang lama yang mengabaikan prinsip gizi seimbang. Padahal ukuran kesehatan tidak bisa hanya dilihat dari tampilan fisik semata.
Paparan gawai pada fase krusial pertumbuhan (usia 5 hingga 15 tahun) berisiko memicu gangguan tumbuh kembang yang menetap hingga dewasa.
Skrining pendengaran pada anak sejak dini menjadi kunci vital dalam menjaga kualitas hidup dan fungsi komunikasi buah hati.
Fungsi pendengaran memiliki kaitan erat dengan kemampuan bicara anak.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Kunci utama keberhasilan aturan pembatasan gawai bukan hanya pada larangan, melainkan pada keteladanan orangtua sebagai role model.
Ditjen Polpum Kemendagri menggandeng sekolah di Kota Cirebon untuk memperkuat ekosistem pendidikan dan mencegah ekstremisme berbasis kekerasan di kalangan pelajar.
Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) menggelar kegiatan Ramadan Youth Camp 2026 di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat memantau peta sebaran kualitas tanah, mendapatkan rekomendasi perbaikan lahan, serta meninjau perubahan kesehatan tanah secara berkala.
AYIMUN Kelapa Gading Chapter mencatat antusiasme tinggi dari pelajar berbagai daerah. Dari 231 siswa yang mendaftar, sebanyak 158 siswa terpilih sebagai official delegates.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan pelajar usia 15-17 tahun, yang masih berada di bawah angka nasional.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved