Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 12 orang remaja ditangkap berikut sejumlah senjata tajam yang dipergunakan untuk tawur di depan Pasar BK, Jalan Simongan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Mereka diamankan setelah terlibat pertempuran di atas aspal jalan. Selain senjata tajam, petugas juga melakukan pemeriksaan karena ditemukan obat-obatan terlarang dan minuman keras.
"Kita tangkap di lokasi berbeda, belasan itu masih menjalani pemeriksaan di Satuan Reserse Kriminal dan Satuan Reserse Narkoba," kata Kepala Seksi Humas Polrestabes Semarang Komisaris Agung, Senin (17/2).
Penangkapan berawal saat personel sedang melaksanakan patroli untuk menjaga keamanan kota. Ketika melintas di Jalan Pleret Banjir Kanal Barat, petugas melihat empat remaja sedang pesta minuman keras. Setelah diperiksa ditemukan sejumlah obat terlarang di kantong mereka.
Tidak lama berselang, sambung Agung, pihaknya juga mendapat laporan terjadinya tawur di depan Pasar BK, Jalan Simongan, Kecamatan Semarang Barat. Di sana diamankan delapan remaja berikut tiga senjata tajam yang dipergunakan untuk tawur.
Mereka berasal dari dua kelompok atau geng, yakni All Star/23 Barat dari Simongan dan Poker yang berasal dari Mangkang, Ngaliyan, serta Bringin l, Kota Semarang. "Meskipun tidak ada korban dalam tawuran itu, Polrestabes Semarang berkomitmen menekan angka kekerasan dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja," tandasnya. (AS/P-2)
Akibat tawuran tersebut sebuah toko kelontong yang menjual bahan pangan dan kebutuhan pokok terbakar. Kebakaran diduga akibat tawuran antara warga yang terjadi di kawasan tersebut.
Selain melarang konvoi, Pemkot Depok juga melarang penggunaan petasan yang kerap memicu gangguan ketertiban.
Lomba lari 100 meter yang diikuti sebanyak 64 peserta sebagai upaya mengurangi maraknya tawuran antar remaja pada bulan Ramadan.
Pendekatan preventif melalui patroli intensif menjadi langkah strategis dalam menekan angka kejahatan jalanan.
Satpol PP DKI Jakarta bersama TNI dan Polri berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan serta bersiaga di titik-titik rawan tawuran
Sebanyak 17 remaja diamankan polisi setelah terlibat perang sarung di perbatasan Kota Solo dan Sukoharjo yang sempat meresahkan warga.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa ancaman menggunakan senjata tajam saat penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan reklame ilegal di Bekasi Utara
Setelah melakukan penyisiran, petugas berhasil menangkap mereka beserta barang bukti, yakni tujuh buah senjata tajam (sajam) dan dua botol minuman keras
Patroli akan terus digelar secara rutin, sebagai bentuk kehadiran polisi untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Polisi masih melakukan penelusuran terhadap beberapa anggota gerombolan pemotor lainnya yang diduga ikut terlibat dalam penyerangan.
Enam remaja yang hendak tawuran di kawasan Jalan Pal Putih, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, ditangkap Polres Metro Jakarta Pusat.
Polisi akan menindak tegas segala bentuk kekerasan jalanan, terutama yang melibatkan remaja dan membawa senjata berbahaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved