Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ARUS liburan Natal dan tahun baru (Nataru) 3024/2025 diperkirakan mulai berlangsung Sabtu (21/12), waspadai jalur Pantura Jawa Tengah Brebes-Jepara karena bertepatan dengan terjadinya cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan kilatan petir.
Pemantauan Media Indonesian Sabtu (14/12) cuaca ekstrem masih berlangsung di puluhan daerah, bahkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi ini akan berlangsung 16-23 Desember mendatang, hal ini bertepatan dengan mujsi berlangsungnya arus kendaraan liburan Nataru 2024/2025.
"Sejumlah daerah yang diperkirakan mengalami cuaca ekstrem di antaranya Jepara, Pekalongan, Pemalang, Tegal hingga Brebes pada tanggal tersebut," katacKepala BMKG Dwikorita Karnawati di Semarang.
Peringatan cuaca ekstrem pada tanggal tersebut, juga diwaspadai sejumlah daerah di Pantura terutama saat berlangsung arus liburan Nataru karena dipastikan akan berdampak pada kondisi jalur Pantura baik itu pada ruas jalan tol, nasional, provinsi maupun kabupaten/kota, apalagi merupakan daerah rawan bencana hidrometeorologi.
Kepala BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Taruna Mona Rachman mengungkapkan jadwal pasang surut laut di perairan utara Jawa Tengah diperkirakan akan kembali datang pada 17-23 Desember mendatang, sehingga ancaman bencana banjir rob berpotensi terjadi di daerah sepanjang pesisir Pantura tersebut.
"Rob kembali akan terjadi di perairan utara Jawa Tengah dengan ketinggian hingga 100 centimeter pada tanggal tersebut," kata Taruna Mona Rachman.
Menghadapi kondisi cuaca buruk ini, secara terpisah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan telah menyiapkan langkah menghadapi cuaca ekstrem pada saat berlangsung liburan Nataru, terutama di sepanjang jalur kendaraan di daerah rawan bencana.
Sebagaimana siaran BMKG, ungkap Bergas Catursasi Penanggungan, musim penghujan sudah mulai berlangsung sejak beberapa bulan lalu dan mencapai puncaknya pada Februari mendatang, maka diminta seluruh warga berada di daerah rawan bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir dan angin ribut untuk bersiap siaga.
Berdasarkan pemetaan dilakukan BPBD Jawa Tengah, menurut Bergas Catursasi Penanggungan, daerah kota-kota di pantai utara (Pantura) dan pantai selatan (Pansela) mempunyai potensi banjir, sedangkan daerah Jawa Tengah lainnya mempunyai potensi longsor, sehingga perlu diwaspadai.
"Sepanjang tahun 2924 ini, tercatat telah terjadi 200 kejadian bencana banjir dan longsor di Jawa Tengah," ujar Bergas Catursasi Penanggungan seusai Apel Kesiapsiagaan Bencana Baznas di Simpang Lima Semarang.
KONDISI cuaca di sejumlah lokasi di Bali masih belum normal. Selain masih diliputi mendung dan hujan ringan juga berhembus angin cukup kencang hingga menumbangkan pohon.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk di berbagai wilayah Indonesia. sepekan ke depan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
INTENSITAS bencana tanah longsor akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi di Kota Depok, Jawa Barat per Februari 2026 meningkat.
BERDASARKAN prakiraan cuaca Jawa Tengah hari ini 26 Februari 2026, cuaca ekstrem berpotensi di 18 daerah dan air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa.
CUACA Jawa Tengah hari ini 27 Februari 2026 diprakirakan waspada terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi di 10 daerah. Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang
Prakiraan cuaca di Jawa Tengah 24 Februari 2026, 9 daerah berpotensi dilanda cuaca ekstrem
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, cukup merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian timur, Pantura, dan Solo Raya.
POTENSI cuaca ekstrem merata di 33 daerah di Jawa Tengah, Rabu (4/2). Gelombang tinggi hingga 2,5 meter dan air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan.
Daerah berpotensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah pada Jumat 30 Januari Agus Triyono, tersebar di 18 lokasi.
Waspadai gelombang tinggi di perairan Jawa Tengah terutana saat kecepatan angin diatas 15 knot, karena berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved