Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG tinggi masih menjadi ancaman serius pelayaran di perairan utara dan selatan Jawa Tengah Sabtu (14/12), potensi cuaca ekstrem di kawasan pegunungan, dataran tinggi dan Jawa Tengah bagian barat dapat berdampak bencana hidrometeorologi yang masih harus diwaspadai.
Cuaca buruk baik di darat maupun Laut masih akan melanda Jawa Tengah Sabtu (14/12) pagi pada umumnya diberawan dan sebagian lainnya turun hujan ringan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang turun merata di seluruh daerah, bahkan potensi cuaca ekstrem terjadi di 26 daerah sehingga diminta untuk waspada bencana hidrometeorologi.
Selain peluang hujan ringan mengguyur di kawasan perairan, gelombang tinggi berkisar 1,25-2,5 meter di perairan utara maupun selatan Jawa Tengah juga menjadi ancaman serius, sehingga diminta aktivitas pelayaran seperti penyeberangan antar pulau, nelayan dan tongkang untuk waspada, karena dapat mengancam keselamatan.
"Gelombang tinggi di perairan Jawa Tengah bahkan diperkirakan masih akan berlangsung hingga Senin (16/12)," kata Koordinator observasi dan Komunikasi Badsn Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Ganis Erutjahjo.
Berdasarkan observasi, menurut Ganis Erutjahjo, gelombang tinggi 2,25-2,5 meter tersebut terjadi di Perairan Kepulauan Karimunjawa bagian barat dan timur, Perairan Pekalongan-Kendal, Perairan Semarang-Demak, Perairan Jepara serta Perairan Pati-Rembang dengan angin pada umumnya bergerak dari barat daya dan barat laut berkecepatan 4-25 knots.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif mengatakan cuaca buruk juga masih terjadi di daratan, bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan kilatan petir berpotensi di 26 daerah di Jawa Tengah terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi dan Jawa Tengah bagian barat.
Pengamatan cuaca Sabtu (14/12) pukul 05.30 WIB, ungkap Arif, potensi cuaca ekstrem terjadi di Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Mungkid, Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar dan Sragen.
Selain itu daerah berpotensi cuaca ekstrem lainnya, lanjut Arif, yakni Purwodadi, Kudus, Ungaran, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Salatiga, Tegal, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa. "Hujan ringan-sedang Bahal mengguyur daerah Kebumen, Purworejo, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Kendal, Batang, Surakarta, Semarang dan Pekalongan," imbuhnya.
Menurut Arif angin pada umumnya bertiup dari barat laut ke timur dan timur laut ke selatan dengan kecepatan 3-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 19-32 derajat celcius dan kelembaban udara 55-95 persen. (H-2)
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, cukup merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian timur, Pantura, dan Solo Raya.
New York City berduka setelah 18 orang tewas akibat suhu beku ekstrem yang melanda selama 13 hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG operasikan modifikasi cuaca (OMC) untuk cegah banjir Jakarta hingga 12 Februari 2026. Simak langkah mitigasi dan status pintu air terbaru.
Jakarta siaga banjir hingga 12 Februari 2026. BMKG prediksi hujan sangat lebat dan lakukan modifikasi cuaca untuk mitigasi bencana di Ibu Kota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved