Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG tinggi masih menjadi ancaman serius pelayaran di perairan utara dan selatan Jawa Tengah Sabtu (14/12), potensi cuaca ekstrem di kawasan pegunungan, dataran tinggi dan Jawa Tengah bagian barat dapat berdampak bencana hidrometeorologi yang masih harus diwaspadai.
Cuaca buruk baik di darat maupun Laut masih akan melanda Jawa Tengah Sabtu (14/12) pagi pada umumnya diberawan dan sebagian lainnya turun hujan ringan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang turun merata di seluruh daerah, bahkan potensi cuaca ekstrem terjadi di 26 daerah sehingga diminta untuk waspada bencana hidrometeorologi.
Selain peluang hujan ringan mengguyur di kawasan perairan, gelombang tinggi berkisar 1,25-2,5 meter di perairan utara maupun selatan Jawa Tengah juga menjadi ancaman serius, sehingga diminta aktivitas pelayaran seperti penyeberangan antar pulau, nelayan dan tongkang untuk waspada, karena dapat mengancam keselamatan.
"Gelombang tinggi di perairan Jawa Tengah bahkan diperkirakan masih akan berlangsung hingga Senin (16/12)," kata Koordinator observasi dan Komunikasi Badsn Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Ganis Erutjahjo.
Berdasarkan observasi, menurut Ganis Erutjahjo, gelombang tinggi 2,25-2,5 meter tersebut terjadi di Perairan Kepulauan Karimunjawa bagian barat dan timur, Perairan Pekalongan-Kendal, Perairan Semarang-Demak, Perairan Jepara serta Perairan Pati-Rembang dengan angin pada umumnya bergerak dari barat daya dan barat laut berkecepatan 4-25 knots.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif mengatakan cuaca buruk juga masih terjadi di daratan, bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan kilatan petir berpotensi di 26 daerah di Jawa Tengah terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi dan Jawa Tengah bagian barat.
Pengamatan cuaca Sabtu (14/12) pukul 05.30 WIB, ungkap Arif, potensi cuaca ekstrem terjadi di Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Mungkid, Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar dan Sragen.
Selain itu daerah berpotensi cuaca ekstrem lainnya, lanjut Arif, yakni Purwodadi, Kudus, Ungaran, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Salatiga, Tegal, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa. "Hujan ringan-sedang Bahal mengguyur daerah Kebumen, Purworejo, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Kendal, Batang, Surakarta, Semarang dan Pekalongan," imbuhnya.
Menurut Arif angin pada umumnya bertiup dari barat laut ke timur dan timur laut ke selatan dengan kecepatan 3-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 19-32 derajat celcius dan kelembaban udara 55-95 persen. (H-2)
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Bencana banjir dipicu cuaca ekstrem di Kudus dan Patimeluas, di Kabupaten Kudus merendam 8 desa di 4 kecamatan dan Kabupaten Pati merendam dan 59 desa di 15 kecamatan
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat cuaca ekstrem yang meluas di berbagai wilayah Indonesia pada periode 13–19 Januari 2026.
SELURUH aktivitas kunjungan wisata di kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, resmi ditutup total hingga (27/1).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih membatalkan sejumlah perjalanan kereta api di wilayah KAI Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto.
Kereta api batal karena cuaca ekstrem dan banjir? Penumpang berhak refund penuh. Berikut panduan klaim refund tiket KAI dengan mudah.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan 16 perjalanan kereta api akibat dampak cuaca ekstrem dan banjir yang melanda sejumlah wilayah.
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
CUACA ekstrem masih berpotensi di 20 daerah Selasa (20/1), hingga berdampak bencana hidrometeorologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved