Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan petir masih berpotensi di sejumlah daerah di Jawa Tengah Rabu (23/10), banjir air laut pasang (rob) pada pukul 01.00-04.00 WIB merendam daerah di Pantura, bahkan fenomena hujan es juga dimungkinkan terjadi di musim pancaroba ini.
Pemantauan Media Indonesia Rabu (23/10) cuaca cerah dan berawan berlangsung di Jawa Tengah pada pagi, namun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ini akan berubah pada sore-awal malam yakni hujan ringan-lebat terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi wilayah tengah dan timur.
Potensi cuaca ekstrem masih akan berlangsung di sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Boyolali, Sragen, Purwodadi dan Blora. "Dampak cuaca ekstrem tersebut mengancam munculnya bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir dan angin puting beliung," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Risca Maulida Rabu (23/10).
Berdasarkan pengamatan satelit cuaca pukul 05.30 WIB, lanjut Risca Maulida, potensi hujan ringan-sedang juga masih akan mengguyur sejumlah daerah seperti Mungkid, Karanganyar, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Ungaran, Temanggung, Kajen, Slawi, Brebes, Magelang dan Ambarawa, sedang hujan ringan di Cilacap, Kebumen, Purworejo, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Demak, Pemalang, Surakarta, Salatiga, Tegal, Bumiayu dan Majenang.
"Angin pada umumnya bertiup dari arah barat-timur laut berkecepatan 03-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-35 derajat celsius dengan kelembapan udara 45-95 persen," tutur Risca Maulida.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Winda Ratri mengungkapkan di masa pancaroba yakni perubahan cuaca dari musim kemarau ke penghujan ini, fenomena hujan es dimungkinkan terjadi di sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti di Mojosongo (Solo) pada Senin (21/10) lalu.
Fenomena hujan es tersebut, menurut Winda Ratri, karena belum semua wilayah Jawa Tengah memasuki musim penghujan, sebagian besar masih berada di masa peralihan yakni adanya awan Cumulonimbus yang tumbuh cukup tinggi hingga mencapai lapisan suhunya 0 derajat (reezing level) dan uap air terdorong ke atas dari udara yang naik cukup kuat, dengan labilitas yang juga tinggi.
Dipengaruhi labilitas udaranya yang cukup kuat, naik sampai ke lapisan freezing level, ujar Winda Ratri, sehingga massa udara atau airnya berkondensasi dan kemudian bisa terbentuk menjadi es, ketika awan sudah cukup jenuh dan tidak dapat lagi menampung air maka hujan akan turun. "Partikel ini ikut turun dan ketika sampai di daratan belum sepenuhnya cair maka bisa terjadi hujan es," tambahnya.
Sementara itu pemantauan lainnya banjir rob juga kembali merendam sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Pekalongan, Semarang dan Demak dengan ketinggian bervariasi 20-100 centimeter, rob datang pada umumnya pada dini hari pukul 01.00-04.00 WIB, namun kembali menyusut memasuki pagi sehingga warga berada di pesisir harus terus waspada.
Menurut Sundari,40, warga Sayung, Kabupaten Demak banjir rob pada dini hari ini cukup mengganggu aktivitas warga terutama mereka yang beraktivitas pada jam itu seperti pedagang di pasar pagi, karena jalan keluar masuk desa terendam banjir. "Saya terpaksa ke pasar sebelum tengah malam untuk menghindari rob dan pulang ketika air sudah surut," imbuhnya. (H-2)
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 22 Maret 2026, potensi cuaca ekstrem terjadi di 21 daerah. Warga yang sedang bepergian pada liburan lebaran diminta untuk waspada
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 17 Maret 2026 yakni adanya potensi cuaca ekstrem di 29 daerah.
PRAKIRAAN Cuaca Jawa Tengah pada 14-15 Maret 2026 yang diprediksi menjadi puncak arus mudik, masyarakat diminta waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 11 Maret 2026 adanya potensi cuaca ekstrem di 10 daerah. Warga berada di daerah tersebut untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi
PRAKIRAAN cuaca di Jawa Tengah hari ini 10 Maret 2026 berpotensi terjadi ekstrem masih berpotensi di 24 daerah. Warga di daerah Pantura, Solo Raya dan Jawa Tengah
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 6 Maret 2026 menurut BMKG, cuaca ekstrem berpotensi merata di 34 daerah di Jawa Tengah Jumat (6/3) bahkan hujan badai masih berlangsung.
Waspada cuaca ekstrem! BMKG rilis daftar provinsi berpotensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang periode 13-19 Maret 2026. Cek status siaga berdasarkan prakiraan cuaca BMKG di sini.
Prakiraan cuaca Jabodetabek Rabu (28/1/2026). BMKG rilis peringatan dini hujan lebat disertai petir di Jakarta Selatan, Depok, dan Tangerang.
GEMPA bumi terjadi di Bekasi, 14 kilometer Tenggara Kabupaten Bekasi. BMKG melaporkan gempa dengan magnitudo 4,9 dengan kedalaman 10 kilometer terjadi pada 19:54 WIB.
BMKG merilis prakiraan cuaca untuk Selasa, 29 Juli 2025. Berbagai kondisi cuaca seperti berawan, udara kabur, hujan ringan hingga sedang
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca sepekan ke depan, menyusul terbentuknya sistem tekanan rendah dan aktivitas dinamika atmosfer yang meningkat di wilayah Indonesia.
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut mayoritas kota besar di Indonesia akan dilanda hujan disertai petir pada hari ini, Minggu, (23/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved