Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI akhirnya membekuk tersangka pembunuh karyawan bank swasta di Kota Semarang, Jawa Tengah. Muhammad Adhi Nugroho,28, mengaku membunuh korban karena cemburu melihat korban bersama lelaki lain.
Tersangka berada di ruang pemeriksaan Satuan Reserse dan Kriminal ke Aula Polrestabes Semarang, pada Selasa (22/10). Saat dihadirkan ke depan awak media, tersangka yang mengenakan kaos hitam dan celana pendek, tampak tenang dan menjawab pertanyaan tanpa beban. "Saya puas telah membunuh korban," kata tersangka yang merupakan warga Jalan Bendungan, Kelurahan Barusari, Semarang Selatan, Kota Semarang.
Pembunuhan karyawan bank swasta di Kota Semarang, Robiyatul Adawiyah, terjadi pada Kamis (17/10) malam. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kos Jalan Peterongan, Kelurahan Peterongan, Kota Semarang.
Tersangka menuturkan pada hari kejadian, melihat status media sosial (medsos) korban yang menunjukkan mengalami kecelakaan bersama seorang pria di Jalan Ahmad Yani, Semarang. Tersangka kemudian mencari korban ke Taman Indonesia Kaya dan mendapati bahwa korban memang berada di sana bersama seorang pria. Tersangka kemudian mendahului korban pulang ke rumah kosnya.
Setelah pria tersebut selesai mengantar korban pulang, tersangka mendekati dan menanyakan hubungan sang pria dengan korban dan dijawab hanya sekedar teman. Setelahnya, tersangka memanjat pagar kos korban dan mendatangi kamarnya. "Awalnya saya ketuk pintunya, ketika tahu saya yang datang berusaha kembali menutup pintu, itu menjadikan kemarahan saya naik," imbuhnya
Tersangka mengaku sempat melarikan diri ke Jakarta setelah membunuh korban. Namun, bingung tidak punya tujuan, tersangka pulang ke rumah kakaknya di Banyumanik, Kota Semarang hingga dibekuk tim gabungan dari Polda Jawa Tengah dan Polrestabes Semarang, Selasa (22/10) pukul 04.00 WIB.
Kepala Polrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar dalam keterangannya mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan dan penyelidikan polisi, tersangka merupakan pacar korban yang cemburu. "Tersangka dijerat pasal 340 KUHP pembunuhan berencana dengan ancaman pidana mati, seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara," ujar Irwan. (M-1)
Langkah ini menegaskan kepercayaan brand global terhadap potensi kota non-Jakarta sebagai motor baru industri hiburan dan gaya hidup di Indonesia.
Tren hunian ramah lingkungan di Kota Semarang, Jawa Tengah, terus menunjukkan penguatan, khususnya di kalangan masyarakat kelas menengah atas.
PEMERINTAH Kota Semarang terus mendorong pengukuhan KH Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional.
Pemkot Semarang menetapkan ketahanan pangan dan kualitas lingkungan sebagai pilar utama RPJMD 2025–2029.
Tito juga menyebut MPP Kota Semarang sebagai salah satu yang terbaik di Jawa Tengah.
Grand Candi Hotel, hotel bintang lima yang berlokasi di kawasan Sisingamangaraja, telah lama menjadi ikon art & gallery hotel di Kota Semarang.
Di kalangan masyarakat luas, zat ini dikenal sebagai rodentisida atau racun tikus.
Motif di balik aksi nekat tersebut ditengarai akibat sakit hati yang mendalam.
TERDAKWA dalam kasus pembunuhan berencana terhadap mantan kekasihnya di rumah korban Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada akhir Juli 2024, Muhamad Gunawan, divonis hukuman mati.
Dua pembunuh sopir taksi online jual ponsel korban untuk beli bensin usai buang jasad di Tol Jagorawi. Keduanya kini terancam hukuman mati.
Dua pelaku pembunuhan sopir taksi online Ujang Adiwijaya ditangkap Polres Bogor saat melakukan ritual di makam keramat di Ciamis.
Polres Bogor menangkap dua pelaku pembunuhan sopir taksi online Ujang Adiwijaya yang ditemukan tewas di pinggir Tol Jagorawi. Kedua pelaku terancam hukuman mati
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved