Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Narkotika Nasional (BNN) menangkap seorang pria yang merupakan tokoh masyarakat di Bengkalis, Riau. Dia diringkus karena mengendalikan bisnis narkotika jenis sabu.
Pria tersebut berinisial A. Dia menjabat sebagai Ketua Badan Pengawas Perkumpulan Petani Sawit Desa Jangkang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Pengungkapan kasus tersebut dirilis atau diekspos di Dermaga Pos TNI-AL, di Kelurahan Bangsal Aceh Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Senin (7/10) siang.
Baca juga : BNN Gagalkan Peredaran Sabu Sebanyak 15 Kg dan 10 Ribu Butir Ekstasi
Kepala BNN RI Komjen Marthinus Hukom menjelaskan, A merupakan pengendali dari peredaraan gelap narkotika jenis sabu tersebut. Dia ditangkap di tempat tinggalnya yang beralamat di Jl Penampar, Kelurahan Deluk, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Dalam pemeriksaan, A mengaku telah mengatur pengiriman narkotika dari Malaysia ke Indonesia melalui wilayah Bengkalis, Riau, sebanyak enam kali.
Selain A, tim BNN juga mengamankan dua orang tersangka lainnya yang berperan sebagai kurir, yaitu K dan S, beserta barang bukti berupa 29.923,99 gram atau 29,92 kilogram sabu.
Baca juga : Gagalkan Penyelundupan 29 Kilogram Sabu, Bea Cukai dan BNN Amankan Enam Tersangka
Pengungkapan kasus ini berawal dari adanya informasi masyarakat yang kemudian diolah dengan proses analisa. Akhirnya pada Sabtu (21/9), sekitar pukul 23.30 WIB, tim BNN berhasil mengidentifikasi sebuah mobil yang diduga membawa narkotika jenis sabu.
Selanjutnya tim melakukan surveillance terhadap mobil yang melaju menuju arah Dumai, Riau, tersebut. Pada Minggu (22/9), sekitar pukul 00.05 WIB, di Jl Arifin Ahmad, Sepahat, Riau, tim berhasil mengamankan pengendara mobil yang merupakan seorang kurir dengan inisial K.
Saat itu ditemukan dan di sita barang bukti dua buah karung berisi sabu sebanyak 29.923,99 gram atau 29,9 kilogram yang terdapat di dalam mobil tersebut.
Berdasarkan pengembangan yang dilakukan, pada hari yang sama, tim BNN kemudian menangkap tersangka lainnya, yaitu S, di daerah Bengkalis, Riau. S yang juga diketahui sebagai seorang kurir dalam kasus ini, mengambil sabu yang dikirim dari seseorang di Malaysia, di tepi laut Sepahat, Bandar Laksmana, Bengkalis.
Menurut pengakuannya, ini merupakan kali keenam dirinya melakukan serah terima sabu di tepi laut atas perintah A. Dalam menjalankan aksinya, S kerap dibantu menantunya berinisial N yang saat ini masih dalam pengejaran dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Marthinus menegaskan, terungkapnya kasus peredaran gelap narkotika yang melibatkan tokoh masyarakat sebagai pengendali hingga menjadi bagian dari jaringan sindikat narkotika internasional, membuktikan bahwa kejahatan narkotika dapat dilakukan oleh siapa saja.
BNN mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu waspada terhadap individu atau tokoh masyarakat yang menunjukkan perilaku mencurigakan, serta memiliki harta kekayaan yang tidak wajar atau tidak sepadan dengan usaha, bisnis, ataupun pekerjaannya.
"Mari bersama menjaga bangsa ini, mewujudkan Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba," tandasnya. (J-2)
PARA tokoh agama dan masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) menyerukan kepada pemerintah untuk mendengarkan kritik dan masukan termasuk 17+8 Tuntutan Rakyat
Pembersihan jalur pedestrian tidak bisa sepenuhnya mengandalkan personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan
CAWAPRES paslon 01 Muhaimin Iskandar (Cak Imin) kembali mengunjungi Banyuwangi dan bertemu dengan para kiai dan tokoh-tokoh di daerah tersebut.
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengungkapkan evaluasi setiap langkah dalam menjawab setiap tantangan dapat menjadi dasar anak bangsa untuk belajar melahirkan langkah yang tepat
Sebanyak 500 paket sembako didistribusikan sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk berbagi kebahagiaan dan perkuat solidaritas komunitas masyarakat di sekitar pelanbuhan..
Kasus ini bermula dari penangkapan FG pada 26 November 2025. Dari dompetnya, polisi menemukan sabu seberat 0,43 gram yang tersimpan dalam kertas aluminium foil dan plastik klip.
Proses diplomasi dan pemenuhan legalitas pemindahan tersangka difasilitasi oleh Duta Besar RI untuk Kamboja, Santo Darmosumarto, bersama seluruh jajaran KBRI Phnom Penh.
POLRES Asahan menangkap dua pelaku yang terlibat jaringan sabu ke Palembang di Dusun II, Desa Bangun Sari, Kecamatan Silo Laut, Minggu (9/11).
Alat pelacak, yang dipasang otoritas narkotika Thailand, menunjukkan bahwa bahan kimia tersebut bergerak ke utara menuju perbatasan Myanmar.
BNN RI membongkar rumah produksi sabu di Cisauk, Tangerang. Pelaku IM dan DF meraup keuntungan Rp1 miliar dengan modus mengekstrak obat asma menjadi bahan narkoba sabu
Kedua pelaku mengaku telah memperoleh keuntungan sekitar Rp1 miliar selama sekitar enam bulan terakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved