Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BANGUN semangat menjadi bangsa pembelajar dan keteladanan dari para tokoh masyarakat agar setiap anak bangsa mampu mengantisipasi peluang dan tantangan di masa depan, demi mewujudkan kemakmuran dan keadilan masyarakat yang lebih merata.
"Melakukan evaluasi setiap langkah yang kita buat dalam menjawab setiap tantangan dapat menjadi dasar anak bangsa untuk belajar melahirkan langkah yang tepat dalam menyikapi dinamika perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat pada keterangan tertulisnya, Minggu (31/12), dalam rangka menyambut Tahun Baru 2024.
Membangun kebiasaan mengevaluasi diri untuk mengetahui sejumlah kekurangan dan keunggulan yang kita miliki, menurut Lestari, bisa menjadi langkah awal untuk menjadi bangsa pembelajar.
Baca juga : Konsistensi Pemerataan Pendidikan Harus terus Dilakukan
Dalam proses menjadi pembelajar itu, tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, diperlukan daya dorong dari sistem pendidikan yang tepat dan tidak kalah penting harus tetap bersandar pada nilai-nilai luhur yang telah diwarisi para pendahulu bangsa.
Sehingga, tambah dia, dalam mengevaluasi dan memperbaiki sebuah langkah dapat menghasilkan formula yang tepat untuk menjawab tantangan yang dihadapi.
Selain menjadi pembelajar, Rerie yang merupakan anggota Komisi X DPR RI itu juga mendorong agar para tokoh bangsa mampu konsisten dalam memberikan keteladanan kepada generasi penerus.
Baca juga : Pemanfaatan Data dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan Nasional Harus Konsisten
Apalagi, ujar dia, pada 2024 yang merupakan tahun politik akan diwarnai suasana kompetisi sesama para tokoh bangsa dalam upaya merebut simpati rakyat agar mendapat mandat untuk menjadi pemimpin, dari mulai pemimpin skala nasional hingga kabupaten dan kota.
Para tokoh bangsa tersebut, tegas Rerie, harus benar-benar mampu menjadi teladan bagi generasi penerus dalam menjalankan proses berbangsa dan bernegara.
Dalam berkompetisi pada pesta demokrasi, ujar Rerie, para tokoh bangsa harus mampu mengamalkan nilai-nilai kebangsaan warisan dari pendiri negeri, seperti nilai-nilai persatuan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Baca juga : Penerapan Kurikulum Merdeka secara Nasional Harus Dipersiapkan Matang
Dengan melaksanakan nilai-nilai luhur itu, Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu menilai, para tokoh bangsa layak menjadi teladan bagi generasi muda pemegang tongkat estafet pembangunan di masa depan.
Rerie sangat berharap proses menjadi bangsa pembelajar dapat berjalan dengan konsisten dan mendapat dukungan semua pihak dalam upaya terus membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih demokratis demi mewujudkan kemakmuran dan keadilan sosial yang lebih merata.
"Selamat menyambut Tahun Baru 2024 semoga harapan menjadi negara yang adil dan makmur dapat segera terwujud dan dirasakan seluruh masyarakat Indonesia," pungkasnya. (RO/Z-7)
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji menekankan bahwa pemulihan pascabencana harus lebih dari sekadar penyediaan kebutuhan material, tetapi juga trauma healing
MENTERI Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon, mengatakan bahwa budaya bukan hanya peninggalan masa lalu, tapi bagian penting dari cara masyarakat menatap, membentuk serta merancang masa depan.
PERNYATAAN CEO Nvidia, Jensen Huang, baru-baru ini yang menyatakan pentingnya penguasaan ilmu fisika, ramai menjadi perbincangan di ruang publik.
PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan bahwa masa depan Indonesia cerah. Hal itu disampaikannya dalam peluncuran logo dan tema HUT ke-80 RI di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/7)
Ketum NasDem Surya Paloh menyebut Remaja Bernegara akan menumbuhkan lagi optimisme akan masa depan Indonesia untuk menggerakkan roda perubahan dalam rangka restorasi bangsa.
Zaman Belum Terjadi, Istilah yang Tepat?. Eksplorasi istilah akurat untuk masa depan yang belum terwujud. Temukan bahasa unik dan relevan menggambarkan zaman yang belum terjadi.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan ekosistem digital demi mendukung kreativitas anak bangsa.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong pemanfaatan perpustakaan sebagai bagian upaya peningkatan minat baca dan literasi generasi penerus bangsa.
DALAM menghadapi ketidakpastian politik internasional, Indonesia harus konsisten mempertahankan sikap sebagai pendukung perdamaian abadi, sesuai amanat konstitusi.
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat soroti rendahnya nilai TKA SMA (Matematika 36,10). Desak perbaikan sistem pendidikan & fokus nalar kritis.
Data BPS dalam Survei Sosial Ekonomi pada Maret 2024, sekitar 22,5 juta orang atau 8,23% penduduk Indonesia menyandang disabilitas.
Menurut Lestari, sejumlah catatan itu memperlihatkan kekerasan terhadap anak merupakan masalah yang kompleks dan memerlukan penanganan yang menyeluruh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved