Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepolisian Sektor Sekupang dan Badan SAR Nasional (Basarnas) Batam mengeluarkan peringatan kepada warga yang beraktivitas di laut untuk mewaspadai cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.
"Kami minta masyarakat, khususnya nelayan, untuk selalu berhati-hati saat melakukan aktivitas di laut," Kapolsek Sekupang Kompol Benhur Gultom, Senin (26/8).
Ia menjelaskan bahwa cuaca saat ini masih belum menentu dan sering berubah mendadak dari cerah menjadi hujan deras disertai angin kencang.
Baca juga : Cuaca Ekstrem Landa Kepulauan Riau, Aktivitas Laut Nelayan Terhambat
Selain itu, Komandan Basarnas Batam Dedius juga mengeluarkan imbauan serupa. Dia meminta nelayan untuk selalu melengkapi diri dengan peralatan keselamatan, selalu memantau perkembangan cuaca yang diterbitkan BMKG dan paling penting tidak memaksakan diri melaut saat cuaca tidak memungkinkan.
"Untuk mengantisipasi keadaan darurat, Kami menyediakan nomor yang bisa dihubungi: Emergency Call Basarnas (115) atau SAR Office (0771-319300)," ujarnya.
Peringatan ini dikeluarkan menyusul beberapa insiden terkait cuaca buruk. Pada Sabtu (24/8), sebuah kapal tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi di Tanjung Pinggir, Sekupang. Beruntung, dua pemancing berhasil diselamatkan oleh nelayan yang melintas.
Pada hari yang sama, lima rumah warga pesisir di Pulau Labun, Kelurahan Pulau Pemping, Kecamatan Belakang Padang, diterjang angin puting beliung. Meskipun tidak ada korban jiwa, warga mengalami kerugian materi. (Z-11)
Pemkot Semarang mengalokasikan anggaran sekitar Rp87 juta dari pengalihan beberapa kegiatan di Dinas Perikanan untuk mendukung program tersebut.
Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menegaskan bahwa kemandirian pangan nasional tidak akan tercapai maksimal tanpa melibatkan potensi maritim secara progresif.
Nelayan setempat sudah tidak melaut sejak dua minggu terakhir akibat cuaca buruk.
Ribuan kapal dan perahu nelayan di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih bertahan sandar di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai akibat gelombang tinggi dan badai.
Nelayan yang ingin melaut diimbau untuk waspada dan selalu mencari informasi terkait cuaca.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Batam agar mewaspadai potensi hujan disertai petir yang dapat terjadi pada siang hingga sore hari.
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Sebuah tongkang bermuatan kosong, TK KPS 1203, dilaporkan lepas kendali dan kandas di perairan Pulau Raja, Batam, setelah dihantam cuaca ekstrem.
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Batam mencatat realisasi pajak 2025 mencapai Rp1,86 triliun atau 95,54% dari target Rp1,95 triliun.
KUNJUNGAN wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam sepanjang 2025 menunjukkan fluktuasi dari bulan ke bulan.
INSIDEN tabrakan kapal terjadi di perairan Selat Malaka dan Selat Singapura.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved