Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KAWASAN Industri Terpadu Batang (KITB),Jawa Tengah, bergeliat sejak dibangun 2020 lalu. Berbagai infrastruktur pendukung dihadirkan untuk pengembangan kawasan tersebut.
Salah satunya melalui peresmian gedung Network Operation Center (NOC) oleh PLN Icon Plus. Peresmian ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (ICT) di kawasan industri yang berkembang pesat ini.
Network Operation Center (NOC) merupakan teknologi vital yang menjadi pusat kontrol dan monitoring jaringan dari seluruh tenant atau perusahaan yang berada di Kawasan Industri Terpadu Batang selama 24 jam.
Baca juga : Investasi di KITB sudah Masuk Rp14,8 Triliun
Pembangunan NOC ini melibatkan kolaborasi antara PLN Icon Plus serta berbagai pihak lainnya. Proses pembangunan NOC dimulai dengan studi kelayakan yang mendalam, diikuti dengan perancangan infrastruktur teknologi mutakhir.
Hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi PLN Icon Plus karena terlibat dalam pembangunan sistem ICT modern di salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia yang diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada tanggal 27 Juli 2024. PLN Icon Plus berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dalam setiap tahapan pembangunan NOC ini.
“PLN Icon Plus berkomitmen untuk mendukung transformasi digital di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Pembangunan NOC yang merupakan pusat kontrol dan monitoring jaringan selama 24 jam serta gelaran jaringan komunikasi berkecepatan tinggi akan memastikan operasional di KITB berjalan dengan optimal. Kami bangga dapat berkontribusi dalam menciptakan infrastruktur ICT yang modern dan berkualitas, yang tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga mendorong inovasi dan daya saing industri di Indonesia. PLN Icon Plus akan terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik demi kemajuan industri nasional," ujar Direktur Utama PLN Icon Plus Ari Rahmat Indra Cahyadi, Jumat (9/8).
Baca juga : Presiden Jokowi Lepas Ekspor Perdana 16 Ribu Sepatu ke AS
Selain pembangunan NOC, PLN Icon Plus juga melakukan pergelaran jaringan fiberoptic di seluruh wilayah KITB. Jaringan fiberoptic ini akan menyediakan koneksi internet berkecepatan tinggi, memungkinkan perusahaan-perusahaan di kawasan industri untuk mengakses layanan ICT yang lebih canggih dan efisien.
Pergelaran fiberoptic ini merupakan bagian dari upaya PLN Icon Plus untuk mendukung digitalisasi di sektor industri, yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing kawasan industri tersebut.
Keberadaan NOC dan jaringan fiberoptic di KITB diharapkan dapat memberikan banyak manfaat bagi perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sana. Selain meningkatkan efisiensi operasional, infrastruktur ICT yang andal juga dapat mendukung berbagai inovasi di bidang produksi, logistik, dan layanan pelanggan. Dengan demikian, KITB dapat menjadi kawasan industri yang kompetitif dan menarik bagi investor. (J-3)
China Mobile International (CMI) Indonesia menyelenggarakan forum TechConnect+ 2025 yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan.
Kebutuhan masyarakat terhadap akses internet kini setara dengan kebutuhan pokok, namun kenyataannya layanan tersebut masih belum dapat dinikmati secara merata.
Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur digital di wilayah Indonesia timur mencapai tonggak baru dengan beroperasinya Community Gateway pertama di Indonesia.
Langkah Telkom tersebut sejalan dengan tren global di industri telekomunikasi, di mana pemisahan bisnis infrastruktur (InfraCo) dari layanan ritel (ServiceCo) semakin banyak diterapkan.
PT Perusahaan Gas Negara (PGN) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Asosiasi penyelenggara jaringan telekomunikasi menyoroti empat persoalan utama yang dianggap dapat memperlambat pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
PT SEG Solar Manufacturing Indonesia, produsen terkemuka photovoltaic asal Amerika Serikat, akan memulai operasional pabriknya, pada April 2025.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi telah menetapkan skema baru Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) untuk periode 2025.
Dalam upaya mewujudkan visi besar kota mandiri dan modern, Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) meluncurkan zona komersial dan residensial terbaru.
PT Kawasan Industri Terpadu Batang menandatangani Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) dan Perjanjian Sewa Bangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP) dengan tiga perusahaan multinasional.
Dengan komitmen tinggi untuk memberikan fasilitas terbaik dan kemudahan berinvestasi, KITB berupaya mengukuhkan posisinya sebagai kawasan industri unggulan di Asia Tenggara.
Pabrik ini dibangun di atas lahan seluas 41,32 hektare dengan total investasi senilai US$500 juta dan diproyeksikan selesai pada kuartal kedua tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved