Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) kembali menunjukkan komitmennya sebagai pusat industri hijau terdepan di Indonesia dengan menggelar acara groundbreaking untuk salah satu tenant unggulannya, SEG Solar, produsen photovoltaic (PV) terbesar di Asia Tenggara. Pabrik ini dibangun di atas lahan seluas 41,32 hektare dengan total investasi senilai US$500 juta dan diproyeksikan selesai pada kuartal kedua tahun 2025.
Pabrik SEG Solar di KITB akan menjadi salah satu manufaktur PV terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas integrasi vertikal sebesar 5GW untuk ingot, wafer, sel surya, dan modul. Pada fase pertama, akan dibangun fasilitas produksi sel surya berkapasitas 5GW dan modul surya berkapasitas 3GW.
Proyek ini juga diperkirakan akan menciptakan lebih dari 3.000 lapangan kerja, memberikan dampak positif signifikan terhadap perekonomian lokal, serta meningkatkan keterampilan tenaga kerja di sektor teknologi PV.
Baca juga : 2024, Karawang Punya Pabrik Baterai EV Terbesar se-ASEAN
"Pabrik ini memiliki peran strategis dalam rantai pasokan global SEG Solar. Jalur produksi sel surya di Batang akan memasok secara vertikal ke pabrik modul SEG di Houston, Texas, AS, memastikan transparansi penuh dalam rantai pasokan komponen modul surya," ucap Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi, Nurul Ichwan, dikutip dari keterangan yang diterima pada Rabu (2/10).
SEG Solar, sambung dia, juga berencana bekerja sama dengan berbagai pemasok komponen PV seperti wafer, ingot, kotak sambungan (junction boxes), frame, dan film EVA untuk membangun fasilitas manufaktur di Indonesia.
“Pembangunan pabrik ini menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam mendukung investasi yang berorientasi pada energi terbarukan dan industri hijau. SEG Solar akan berperan penting dalam mendorong perkembangan sektor energi bersih di Indonesia, sekaligus meningkatkan daya saing Batang sebagai tujuan investasi utama," jelasnya.
Baca juga : Dituding Menghambat, Kemenperin Ungkap Alasan Kerap Tolak Izin Usaha Industri
Di tempat yang sama, General Counsel SEG Solar, Michael Eden juga mengungkapkan kebanggaannya dalam bekerja sama dengan PT KITB. "Kami memilih Kawasan Industri Terpadu Batang sebagai lokasi strategis untuk memperluas operasi kami di Asia Tenggara. Kami percaya bahwa fasilitas ini akan memperkuat posisi SEG Solar sebagai pemimpin dalam industri PV global dan berkontribusi terhadap transisi energi bersih di kawasan ini," jelas Eden.
Eden menegaskan, proyek ini tidak hanya menjadi tonggak penting bagi SEG Solar, tetapi juga merupakan langkah besar dalam menciptakan industri PV terbesar di Asia Tenggara.
Sementara itu, Direktur Utama KITB, Ngurah Wirawan menyebut bahwa kehadiran SEG Solar di KITB merupakan wujud nyata dari visi kami untuk membangun kawasan industri yang berkelanjutan, cerdas, dan ramah lingkungan.
"Kami yakin bahwa proyek ini akan menjadi pendorong transformasi industri hijau di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara," imbuhnya.
Ia meyakini, pabrik SEG Solar di KITB tidak hanya menjadi simbol kemitraan strategis antara Indonesia dan perusahaan multinasional terkemuka, tetapi juga menegaskan posisi KITB sebagai pusat inovasi dan keberlanjutan untuk masa depan industri hijau. (J-3)
Suryo menjelaskan, motivasi utamanya membangun pabrik di Lampung Timur adalah untuk menekan angka pengangguran yang tinggi di daerah asalnya.
Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan apresiasi atas peresmian pabrik VinFast yang dilaksanakan tepat waktu.
pabrik ini ditargetkan mampu memproduksi hingga 300.000 unit kendaraan listrik per tahun,
PERMINTAAN global terhadap praktik produksi berkelanjutan terus meningkat. Karenanya, instalasi panel surya dipasang pada pabrik Aneka Rimba Indonusa di Gresik, Jawa Timur.
Pembangunan pabrik memasuki tahap lanjutan dengan kesiapan infrastruktur yang terus dikejar.
Perusahaan-perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat dan Jerman bakal bangun pabrik semikonduktor di Pulau Galang, Kepulauan Riau.
Tur tahap pertama akan dimulai pada Mei 2026 di Indonesia, kemudian lanjut ke Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Singapura.
AS dan Tiongkok mencoba mediasi konflik perbatasan Thailand-Kamboja. Bangkok tegaskan gencatan senjata hanya terjadi jika Kamboja tunjukkan niat nyata di lapangan.
Thailand blokade pengiriman bahan bakar dan senjata ke Kamboja di tengah konflik perbatasan yang memanas, meski serangan Kamboja menurun.
KETEGANGAN berkepanjangan antara Kamboja dan Thailand pecah, menandai pertempuran terbesar antara dua negara bertetangga di Asia Tenggara tersebut dalam lebih dari sepuluh tahun.
Seorang pekerja bantuan di lokasi kejadian mengungkapkan jet militer mengebom rumah sakit umum Mrauk-U, mengonfirmasi 31 korban jiwa dan 68 korban luka.
Kendati belum ada laporan kerusakan struktural pada fasilitas pendidikan, penutupan ini mencerminkan tingginya risiko keamanan yang dihadapi warga dan pelajar di kawasan perbatasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved