Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Kebutuhan masyarakat terhadap akses internet kini setara dengan kebutuhan pokok, namun kenyataannya layanan tersebut masih belum dapat dinikmati secara merata, khususnya di wilayah pelosok dan kawasan 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Menanggapi tantangan tersebut, Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar, Gde Sumarjaya Linggih, memberikan pandangannya terkait langkah strategis PT Telkom Indonesia (Persero) yang tengah mempersiapkan pemisahan aset dan bisnis infrastruktur ke anak usahanya, InfraCo/TIF. Ia menilai rencana ini sebagai keputusan penting dalam menjawab kebutuhan tata kelola sektor digital di masa depan.
“Kesenjangan digital merupakan persoalan mendesak. Pemisahan aset Telkom ke InfraCo/TIF diharapkan mampu memberi dampak luas bagi masyarakat, terutama dalam memastikan pemerataan akses layanan hingga pelosok negeri,” ujar Gde di Jakarta, Senin (8/12).
Menurutnya, ekonomi digital diproyeksikan menjadi salah satu pilar pertumbuhan nasional. Karena itu, pengelolaan infrastruktur yang lebih terfokus melalui InfraCo/TIF diyakini dapat mendorong efisiensi dan memperkuat ekosistem digital Indonesia. “Dengan infrastruktur yang lebih terarah dan efisien di bawah InfraCo/TIF, kita berharap hadir ekosistem digital yang lebih kuat dan dapat menyokong peningkatan aktivitas ekonomi digital di berbagai daerah,” lanjutnya.
Salah satu harapan utama dari pembentukan InfraCo/TIF adalah penerapan kebijakan infrastructure sharing yang lebih luas antara operator telekomunikasi. Gde menilai kebijakan ini memiliki potensi mempercepat pemerataan layanan. “Berbagi pakai infrastruktur adalah kunci. Ini akan menekan duplikasi investasi, mempercepat pembangunan jaringan, dan memperluas akses digital ke seluruh Indonesia,” jelasnya.
Ia menambahkan, pendekatan ini jauh lebih efisien dibandingkan setiap operator membangun infrastruktur sendiri di lokasi yang sama. Melalui berbagi infrastruktur, investasi dapat difokuskan untuk memperluas jaringan ke wilayah yang belum terlayani.
Langkah penataan Telkom ini juga sejalan dengan arahan Danantara dalam proses streamlining BUMN untuk mengoptimalkan bisnis dan operasi korporasi. Tujuannya adalah memperkuat fokus strategis sektor telekomunikasi, mengoptimalkan aset, memperluas konektivitas 3T, serta memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional.
Telkom dijadwalkan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada 12 Desember 2025, dengan agenda pembahasan penguatan struktur bisnis dan pemisahan infrastruktur melalui InfraCo/TIF. Menjelang agenda tersebut, Gde berharap keputusan yang diambil dapat mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Harapan kami, RUPS-LB dapat memastikan pemisahan infrastruktur Telkom berjalan optimal dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat melalui pemerataan akses digital yang berkualitas, serta memperkuat daya saing industri telekomunikasi nasional,” tuturnya.
Gde menegaskan bahwa Komisi VI DPR RI akan terus mengawasi implementasi langkah Telkom melalui InfraCo/TIF sebagai bagian dari kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan parlemen dalam mengatasi kesenjangan digital di Indonesia. (E-3)
Capaian itu menegaskan validasi atas komitmen perusahaan dalam mengedepankan keterbukaan informasi di era digital serta peran kepercayaan para pengguna setia.
Direktur Utama Indodana Finance Mira Wibowo meraih penghargaan Indonesia Best CEO 2025 dalam ajang Indonesia Business Leadership Forum.
Ebbot menghadirkan teknologi AI andal, sedangkan Veda Praxis menyediakan fondasi tata kelola yang kuat dan juga tim implementer dengan kapabilitas lokal.
Model kerja fleksibel berbasis platform digital dinilai menjadi bantalan sosial modern.
Pengemudi ojol dan NGO Deconstitute menggugat skema kuota internet hangus ke Mahkamah Konstitusi dengan menguji UU Telekomunikasi.
Bank Indonesia meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) untuk memperkuat literasi, keamanan, dan inklusi ekonomi digital, didukung pertumbuhan QRIS dan BI-FAST yang kian pesat.
Operator seluler di Indonesia hadirkan paket kuota prabayar rollover, memberikan fleksibilitas bagi konsumen.
Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur digital di wilayah Indonesia timur mencapai tonggak baru dengan beroperasinya Community Gateway pertama di Indonesia.
Di era digital ini, kebutuhan akan internet cepat semakin meningkat. Terlebih bagi mereka yang bekerja dari rumah, belajar online, atau sekadar menikmati hiburan digital.
Ekspansi ini didukung pendanaan kredit investasi Rp978 miliar dan penerbitan obligasi Rp600 miliar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved