Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
WALI Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu diterapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi tersangka dugaan kasus korupsi. Akibat hal itu, peta politik pilkada Kota Semarang diperkirakan akan berubah, kongsi koalisi partai politik (parpol) juga pecah serta peluang besar bagi kandidat calon lain.
Pemantauan Media Indonesia Sabtu (20/7) kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu membuat harapan maju di Pilkada mendatang semakin menipis. Koalisi partai politik (parpol) pengusung petahana yang sebelumnya memberikan dukungan diperkirakan jug akan pecah kongsi.
Meskipun hingga saat ini PDIP belum menentukan bakal calon yang akan diusung di Pilkada Kota Semarang, namun tumpuan yang awalnya diberikan kepada petahana Hevearita Gunaryanti Rahayu dimungkinkan akan bergeser ke calon lain. Demikian juga parpol lainnya yang menurut rencana akan ikut bergabung dalam koalisi dimungkinkan bergeser.
Baca juga : KPK bakal Panggil Walkot Semarang Hevearita
"Ketiadaan petahana di Pilkada Kota Semarang akan membuka ruang kandidat atau partai lain untuk berani maju, karena sudah hal umum bila petahana menjadi lawan paling kuat dalam pemilihan kepala daerah," kata Pakar Politik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Wahid Abdulrahman, Sabtu, (20/7).
Ketua PDIP Kota Semarang juga bakal calon Gubernur Jawa Tengah Hendrar Prihadi tidak bersedia menanggapi terkait penetapan calon Wali Kota Semarang setelah petahana Hevearita Gunaryanti Rahayu ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. "Saya minta maaf tidak bisa mengomentari hal itu," ujarnya.
Namun Hendrar Prihadi sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) bahwa 15 hari sebelum ada penggeledahan dan ditetapkan sebagai tersangka telah mengingatkan kepada Hevearita Gunaryanti Rahayu agar hati-hati dalam pembelian barang untuk proyek pemerintah khususnya Pemkot Semarang.
Baca juga : KPK Tegaskan Penyidikan Dugaan Korupsi di Semarang tidak Terkait Pilkada
Sistem E-katalog ini memang sistem yang cepat dan tepat serta efisien, lanjut Hendrar Prihadi, tetapi masih ada kawan-kawan kurang detail, sehingga yang dibeli hanya lebih murah dari yang ada di katalog tanpa membandingkan harga di pasaran. "Jadi Bu Ita perlu dilakukan konsolidasi sebenarnya ada apa, kalau terjadi hal itu perlu pembinaan," imbuhnya.
Sementara itu dengan dampak petahana Hevearita Gunaryanti Rahayu ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, sejumlah kandidat diperkirakan akan semakin kuat untuk bersaing memperebutkan kursi Wali Kota Semarang yakni Bupati Kendal Dico Ganinduto, CEO PSIS Alamsyah Setyanegara Sukawijaya (Yoyok Sukawi) dan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara.
Seperti diketahui, Dico Ganinduto yang sebelumnya akan maju sebagai bakal calon Gubernur Jawa Tengah, oleh Partai Golkar digeser untuk mengikuti Pilkada Kota Semarang, bahkan Bupati Kendal ini mengaku mendapat dukungan sejumlah parpol seperti PSI. "Saya sudah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan sejumlah parpol seperti Partai Gerindra, PKB, PAN, Partai Demokrat dan PKS," kata Dico.
Baca juga : Kasus Korupsi di Semarang, KPK Cegah Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Suaminya Bepergian
Kandidat Yoyok Sukawi, putra mantan Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip juga mengaku telah mantap maju di Pilkada Kota Semarang, bahkan untuk memuluskan pencalonan ini selain telah mendapat dukungan dari Partai Demokrat juga setidaknya ada dua parpol lain yang akan mengusung. "Ada dua lagi parpol yang siap bergabung, tapi belum saatnya saya buka," imbuhnya.
Sedangkan Arnaz Agung Andrarasmara yang juga berniat maju di Pilkada Kota Semarang telah melakukan langkah dengan ikut penjaringan di PDIP, dengan menipisnya harapan petahana maju banyak pihak memperkirakan partai berlambang banteng moncong putih ini akan merekomendasikan Arnaz sebagai bakal calon Wali Kota Semarang.
(Z-9)
Satresnarkoba Polrestabes Semarang mengungkap peredaran sabu pada 15 Feb dan 15 Mar 2026, menangkap 2 tersangka serta menyita 7,3 kg sabu dan sejumlah barang bukti.
BBWS Pemali Juana Kementerian Pekerjaan Umum melakukan perawatan sejumlah mesin pompa di Rumah Pompa Kali Tenggang, Semarang, sebagai upaya pengendalian banjir
Berdasarkan data sementara pada H-7 Lebaran, jumlah kendaraan pemudik dari arah Jakarta yang melintasi gerbang tol tersebut rata-rata sebanyak dua ribu unit kendaraan per jam.
Mobilitas bukan sekadar memindahkan orang dari satu titik ke titik lain. Mobilitas adalah tentang siapa saja yang bisa ikut dalam perjalanan itu.
Di bulan Ramadan ini, PSI Kota Semarang melakukan aksi nyata berbagi takjil kepada masyarakat.
PENGUATAN ideologi negara bukan lagi sekadar wacana akademis, melainkan faktor kunci keberhasilan transformasi menuju Indonesia. Pancasila
Parlemen Norwegia sepakat selidiki hubungan diplomat dan pejabat tinggi dengan Jeffrey Epstein. Nama mantan PM hingga Putri Mahkota terseret dalam skandal ini.
WACANA pemotongan gaji menteri dan DPR untuk merespons tekanan ekonomi global dinilai tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap kondisi fiskal Indonesia, kata Agus Pambagio
MAHKAMAH Konstitusi (MK) memutuskan bahwa pelanggaran yang diatur dalam undang-undang sektoral seperti kehutanan, perbankan, atau lingkungan hidup tetap bisa dijerat UU Tipikor.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan harus dihapuskan karena bertentangan dengan nilai-nilai agama sekaligus menjadi ancaman
KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi senyap tersebut.
Penyitaan ini dilakukan sebagai langkah krusial untuk membedah keterlibatan korporasi yang terjerat dalam kasus perintangan penyidikan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved