Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI III DPRD Provinsi Maluku memberikan apresiasi atas respon cepat Balai Pelaksana Jalan dan Jembatan Nasional (BPJN) Maluku, dalam mengantisipasi dampak bencana alam yang terjadi menyusul cuaca ekstrem yang melanda wilayah itu.
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias mengaku, BPJN sangat merespon bencana alam yang melanda sejumlah daerah di Maluku, terutama di beberapa wilayah seperti di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Seram Bagian Timur (SBT), Maluku Tengah (Malteng), Kota Ambon serta Pulau Buru.
“Kami DPRD mengapresiasi respon cepat terhadap infrastruktur di bawah kewenangan dari pihak BPJN Maluku, terhadap dampak bencana alam yang terjadi, dan itu sudah di lakukan dengan baik,” kata Anos dalam keterangannya yang diterima pada Senin (15/7).
Baca juga : BMKG Imbau Waspada Ancaman Bencana Alam di Sumbar dalam Pekan Depan
Infrastruktur tersebut di antaranya, pembuatan jembatan bailey (sementara) di dusun Air Buaya Kairatu, perbaikan oprit Jembatan Wai Yala, pembersihan longsor yang menutupi badan jalan, Mako-Modanmohe, dan juga masih banyak lagi yang di selesaikan pihak BPJN Maluku pada beberapa hari belakangan ini.
“Jadi menurut saya biar terbatas personil di lapangan, tapi mereka selalu siaga atau antisipasinya sangat luar biasa,” puji Anos.
Ia kemudian membandingkan kerja BPJN dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Jadi Balai Jalan ini berbeda dengan OPD kita. Kita ini anggaran terbatas, sehingga terjadi longsor maupun jalan putus harus menunggu sampai habis tahun baru bisa dikerjakan. Tapi BPJN ini luar biasa,” beber Anos.
Baca juga : 733 Bencana Melanda Indonesia Hingga Awal Mei 2024
DPRD dan BPJN, lanjut dia, selalu membangun komunikasi dalam menyikapi kondisi di lapangan.
“Karena kita tidak mau akibat akses terputus, menghambat aktivitas ekonomi masyarakat kita di Pulau Seram maupun di Pulau Buru,” ujar dia.
“Maka dengan kerja cepat itu, kita selaku anggota DPRD Maluku menyampaikan banyak terima kasih kepada BPJN, baik pimpinan dan seluruh jajarannya,” tandas Anos. (Z-6)
Sejumlah lahan pertanian rusak di Pasie Laweh, Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Warga menyeberangi Sungai Jabak menggunakan gondola darurat menuju Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Pasca-kejadian, warga terpantau mulai bergotong royong membersihkan sisa-sisa reruntuhan dan memperbaiki atap rumah yang masih bisa diselamatkan secara swadaya.
Mendagri Tito Karnavian memaparkan skema bansos korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, termasuk bantuan Rp8 juta untuk rumah rusak berat serta Dana Tunggu Hunian Rp1,8 juta.
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
IDAI peringatkan risiko KLB Campak saat mudik 2026. Simak tips dr. Piprim Basarah agar anak tetap sehat dan daftar obat wajib di kotak P3K.
Hadapi cuaca panas ekstrem di Jakarta, Pemprov DKI imbau warga lakukan langkah pencegahan. Simak panduan kesehatan dan instruksi Gubernur Pramono Anung di sini.
Cuaca ekstrem di Jawa Tengah sudah mulai mereda pada Rabu (18/3), namun di banyak daerah masih berpeluang diguyur hujan ringan-sedang terutama di jalur mudik.
Libur Lebaran, DPRD DIY Ingatkan Kewaspadaan terhadap Potensi Cuaca Ekstrem
Waspada cuaca ekstrem! BMKG rilis daftar provinsi berpotensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang periode 13-19 Maret 2026. Cek status siaga berdasarkan prakiraan cuaca BMKG di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved