Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JAWA Tengah merupakan produsen bawang terbesar di Indonesia, namun di berbagai daerah di provinsi ini harga bawang di tingkat eceran tertinggi dibandingkan dengan daerah lain.
Pemantauan Media Indonesia Sabtu (8/6) peninjauan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Pasar tradisional Karangayu di Kota Semarang menuai kejutan, karena harga bawang merah di tingkat pedagang di pasar tersebut lebih tinggi dibandingkan di daerah lain yakni Rp40.000-Rp50.000 per kilogram.
"Saya terkejut karena harga bawang merah di Kota Semarang lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa daerah yang sempat saya datangi," kata Zulkifli Hasan.
Baca juga : Jelang Ramadan Harga Bawang Merah Merangkak Naik
Harga bawang merah di Kota Semarang, ungkap Zulkifli Hasan, lebih mahal Rp5.000-Rp10.000 per kilogram dibanding daerah lain, seperti Cilegon (Banten) harga bawang merah Rp35.000-Rp40.000 per kilogram.
Mengutip pendataan Sistem Informasi Harga dan Produksi Komoditi (SiHati) Jawa Tengah, ungkap Zulkifli Hasan, harga bawang merah tertinggi di Kabupaten Kudus mencapai Rp48.000 per kilogram dan terendah di Kabupaten Grobogan Rp30.000 per kilogram.
Sedangkan untuk bawang putih jenis kating, demikian Zulkifli Hasan, di pasaran Jateng di angka Rp41.000 per kilogram dengan tertinggi di Kabupaten Wonosobo Rp45.000 per kilogram dan terendah di Kabupaten Blora Rp32.000 per kilogram.
Baca juga : H-17 Lebaran Harga Kacang Tanah dan Bawang Naik di Bengkulu
Menjadi cukup mengejutkan, menurut Zulkifli Hasan, karena berdasarkan catatan Kementerian Perdagangan, Jawa Tengah merupakan provinsi penyumbang (produsen) bawang merah terbesar di Indonesia yakni mencapai 29,9 persen pada tahun 2018-2022.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan Kabupaten Brebes menjadi produsen bawang merah mencapai 383 ribu ton lebih, disusul kemudian Kabupaten Demak sebanyak 51 ribu ton lebih, itu masih ditopang Kabupaten Temanggung produksi bawang putih 10 ribu ton per tahun (27,5 persen secara nasional) dan Kabupaten Karanganyar 1,8 ribu ton (4,9 persen).
Adanya realita data itu, ujar Zulkifli Hasan, seharusnya harga komoditi bawang di Jawa Tengah dapat ditekan.
"Fakta di lapangan harga komoditi bawang di Jawa Tengah masih tinggi, sehingga hal itu cukup mengherankan," tambahnya. (AS/Z-7)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Sementara itu di Kabupaten Pati ratusan warga di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kini mulai mengungsi di tiga lokasi
Petani memanen bawang merah saat panen raya akhir tahun di Gondang, Nganjuk, Jawa Timur.
Petani memeriksa instalasi lampu perangkap hama di Rejoso, Nganjuk, Jawa Timur.
Selain beras dan minyak, bawang merah juga masuk kategori tiga besar bahan pokok yang sering mengalami inflasi.
Bawang merah juga mengalami penurunan Rp3.833 dari Rp47.667 menjadi Rp43.834/kg. Sementara bawang putih turun Rp1.000 dari Rp34.317 menjadi Rp33.317/kg.
Dari pengamatan di lapangan, cabai hijau bahkan ada yang dijual Rp60.000 per kilogram. Harga cabai saat ini dinilai cukup mahal dan jauh di atas harga keekonomiannya
Harga bawang merah turun dari sebelumnya Rp56.667 per kilogram, turun sebesar Rp12.500 menjadi Rp44.167/kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved