Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMANDAN Korem 161 Wira Sakti Brigjen Joao Xavier Barreto Nunes dalam kunjungan ke Kodim 1625/Ngada mengungkapkan bila ada satuan tentara di suatu wilayah, maka akan meningkatkan kesejateraan masyarakat setempat.
“Sesunguhnya ketika ada tentara di situ maka akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Joao Nunes Pria Kelahiran Timor-Timur ini.
Penyataan ini disampaikan kepada para jurnalis setelah pengarahan kepada para prajurit, ibu-ibu para prajurit serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Kodim 1625/Ngada.
Baca juga : TNI: Penyebutan OPM Tegaskan Kombatan yang Berhak Jadi Korban
Brigjen Joao Xavier Barreto Nunes meyakinkan bahwa bila ada tentara berada di sebuah wilayah maka akan menjadikan masyarakat setempat akan lebih sejahtera. Hal itu sudah dibuktikan di daerah lain di Indonesia karena kebutuhan prajurit baik untuk makan dan lainnya sangat bergantung pada suplai dari warga lokal.
“Yakinlah dimana ada satuan tentara di situ ada masyarakat. Kita lihat di Bandung, dulu hutan lebat ketika ada tentara ada asrama. Sesungguhnya ketika ada tentara di situ maka akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Yang tadi telurnya jual kemana mana jauh kangkungnya banyak tetapi ketika ada tentara, sekian ribu kepala, mau makan pisang berapa? banyak pisang diambil, itu otomatis meningkatkan kesejateraan masyarakat di wilayah,” ungkapnya.
Menurut Nunez, untuk pembangunan satuan tentara seperti di Nagekeo yang belum punya Kodim atau satuan tentara lain tergantung kebutuhan dan izin masyarakat setempat. Selain itu juga kesediaan tanah untuk fasilitas tentara yang juga disiapkan dari masyarakat demi kelancaran sebuah pembanguan Kodim atau satuan lainnya. Sesuai rencana strategis tentara maka bekas lapangan terbang di Mbay, Nagekeo akan dijadikan satuan tentara.
Baca juga : Sempat Kabur, Anggota TNI yang Diduga LGBT Serahkan Diri
“Masalah belum ada Kodim, intinya tentara bila masyarakat terima dan setuju maka akan kita bangun. Bila masyarakat butuh keamanan dan siapkan lahan makanya akan kita bangun, ada informasi di bekas lahan lapangan terbang akan kita bangun sesuai rencana strategis yang ada,” ungkapnya.
Sebelumnya, Brigjen Joao Nunez juga mengunjungi lokasi pompa Hidram bantuan TNI untuk melayani kebutuhan air bersih di Desa Langagedha, Kabupaten Ngada. Selanjutnya ia meninjau latihan posko dari para prajurut TNI sebagai antisipasi kesiapan bila terjadi bencana alam.
"Saya berterima kasih pada Pak Dandim sebagai motor pengerak di wilayah ini. Dan tadi masyarakat masih minta lagi dan mudah mudahan kita masih bisa dukung. Kita masih punya alat pompa hidram, masih bisa 2 lagi, masih ada 4 kilo.," kata dia.
"Kemudian ada latihan posko kita antisipasi bila ada bencana alam, prajurit harus tanggap. Bukan ngaku-ngaku, kalo ada bencana prajurit turun duluan. Karena prajurit dibekali 3 hari di punggung, Nah bila lewat 3 hari kita berharap ada unsur unsur lain yang membantu,” pungkas Nunez. (P-5)
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
TNI dan Pemprov Riau menyerahkan bantuan berupa perlengkapan sekolah bagi siswa-siswi sekolah dasar di Aceh Utara.
Mandat tersebut juga ditegaskan kembali dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI.
Dengan posisi yang masih berupa draf, pembahasan mendalam belum dapat dilakukan, apalagi untuk menentukan sikap politik lembaga legislatif.
Satgas TNI Komando Operasi (Koops) Habema berhasil menuntaskan operasi penyelamatan 18 karyawan PT Freeport Indonesia yang terisolasi selama tiga hari di Pos Tower 270, Distrik Tembagapura
Peserta juga mendapatkan pendalaman materi teknis sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025
Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan dalam inklusi dan literasi keuangan nasional, termasuk pembentukan dewan baru yang fokus pada kesejahteraan keuangan.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan perluasan akses Pendidikan Profesi Guru (PPG) kini tidak hanya diikuti oleh guru-guru agama Islam saja, tapi menjangkau seluruh guru lintas agama.
Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat tata kelola program-program prioritas untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menempati peringkat kedua sebagai menteri berkinerja terbaik di Kabinet Indonesia Maju dengan tingkat apresiasi publik mencapai 67,3 persen.
Ibas berbincang dan mendengar aspirasi dari Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan, di antaranya KUB Mina Upadi, Sentra Mina Abadi, dan Mitra Bahari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved