Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Satuan Samapta Polres Tasikmalaya Kota kembali menggerebek sebuah rumah yang dijadikan gudang penyimpanan minuman keras (miras) di Kampung Lewimalang, Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.
Penggerebekan tersebut, berhasil menyita 236 botol miras berbagai merk yang disembunyikan di dalam toilet.
Kepala Satuan (Kasat) Samapta Polres Tasikmalaya Kota AKP Hartono mengatakan pihaknya mendapat laporan dari masyarakat setempat bahwa di lokasi itu sering kali banyak orang keluar masuk pada malam hari dan mencium bau menyengat. Atas laporan tersebut, anggota melakukan penyelidikan dan kemudian langsung menggerebek lokasi tersebut.
Baca juga : Kepolisian Tasikmalaya Gerebek Gudang Miras Oplosan
"Penggerebekan rumah yang dijadikan gudang tersebut berhasil menemukan 236 botol miras berbagai jenis yang diletakkan di dalam toilet untuk mengelabui para petugas. Petugas berhasil mengeluarkan ratusan botol dan menyitanya," kata Hartono, Minggu (24/3).
Ia mengatakan, peredaran miras marak di wilayahnya sehingga Polres Tasikmalaya Kota gencar melaksanakan Operasi Pekat Lodaya pada bulan ramadan maupun hari biasanya.
Operasi tersebut dilakukan dengan sasaran segala bentuk gangguan Kamtibmas, penyakit masyarakat mulai premanisme, peredaran miras, perjudian, prostitusi dan lain lain.
Baca juga : Polisi Tasikmalaya Tangkap Empat Pelaku Diduga Perkosa Gadis
"Penjualan miras yang dilakukan di wilayah ini dengan transaksi lewat telepon secara selektif hingga melayani pembeli dengan cara khusus yang dikenali dan melakukan janjian di suatu tempat sesuai kesepakatan antara pemilik dan pembeli. Pemilik miras biasanya berupaya mengelabui para petugas dengan berpindah tempat saat bertransaksi," ujarnya.
Menurut Hartono, razia minuman keras akan terus dilakukan secara rutin di Bulan Ramadan maupun hari biasa terutama mengantisipasi tindak kejahatan kriminal jalanan terutama gangguan geng motor.
Miras telah menimbulkan korban jiwa seperti yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya merengut banyak orang dan belum lama ini tercatat ada 3 orang meninggal.
"Kami akan terus memerangi miras dan juga mengantisipasi tindak kejahatan khususnya untuk miras akan ditindak secara tegas. Jika masih ada yang menjualnya. Karena penjualan miras yang terjadi selama ini akan ditumpas habis sampai akar-akarnya agar para generasi muda juga terselamatkan," pungkasnya. (Z-1)
Kendaraan yang terlanjur beroperasi dan telah masuk wilayah Tasikmalaya, supaya masuk ke kantong-kantong parkir yang disiapkan di Rajapolah, Jamanis dan Ciawi.
Rumah Sakit (RS) Jasa Kartini Tasikmalaya merayakan hari jadinya yang ke-29 dengan mempertegas posisinya sebagai pionir layanan kesehatan swasta di Priangan Timur.
Warga awalnya mengira pemuda itu kecapean karena puasa hingga pingsan di jalan, tapi ternyata nekat minum kopi dicamur racun tikus gegara putus cinta sama mantan pacarnya.
Daging sapi dijual Rp 140 perkg, daging ayam Rp 39 ribu perkg, telur telur ayam Rp 29 ribu hingga Rp 31.500 per kg.
Program gerakan pangan murah (GPM) menyediakan beras SPHP Rp57.500 kemasan 5 kg, minyak goreng Rp15 ribu per liter, daging sapi Rp140 ribu kg, daging ayam Rp54 ribu per 2 kg.
Berkurangnya anggaran itu berdampak pada pembangunan di 10 kecamatan yang harus dihitung ulang.
JELANG bulan suci Ramadan, jajaran Polresta Cirebon menyita ratusan botol minuman keras (miras) melalui razia penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah wilayah.
Polrestabes Makassar mengamankan ribuan botol minuman keras (miras) dari sebuah toko di Jalan Kandea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Pantauan di lokasi gudang tersebut dalam kondisi tertutup, tetapi tiap malam sering kali banyaknya pengendara keluar masuk membeli minuman keras.
Ratusan botol miras tersebut diamankan dari sejumlah warung, rumah, garasi hingga kandang ayam di wilayah Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
Pengungkapan besar-besaran minuman beralkohol ilegal di Manado menjadi sinyal kuat bahwa wilayah itu tengah dibanjiri peredaran miras tanpa izin yang menggerus pendapatan negara.
Sebuah studi terbaru dari Pusat Penelitian Narkoba dan Alkohol Nasional (NDARC) di Universitas New South Wales (UNSW), Australia, menemukan fakta tentang remaja yang mengonsumsi alkohol.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved