Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tasikmalaya, Jawa Barat gerebek sebuah gudang hingga menemukan 6.489 botol minuman keras berkelas berbagai merek yang akan dijual pada perayaan tahun baru. Penggerebekan tersebut, dilakukan Senin (22/12) di Jalan Letjen Mashudi, Samping Lotte Mart, Kelurahan Kersamenak, Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya.
Pantauan di lokasi gudang tersebut dalam kondisi tertutup, tetapi tiap malam sering kali banyaknya pengendara keluar masuk membeli minuman keras. Penjualan miras tersebut, tepatnya di samping Lotte Mart dan warga mencurigai setiap malam selalu ramai dan anggota Satpol PP langsung mengebek hingga menyita 12 jenis merek mulai kuda mas, anggur ginseng, anggur merah kecil, prost lager, prost rajawali, anggur merah intisari, angggur hijau, anggur hijau api, pros rajawali kaleng, anggur merah sangria, kawa kawa, anggur orang tua.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya, Yogi Subarkah, mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat setiap malam banyak para pemuda keluar masuk gudang dan mereka membeli rata-rata memakai motor hingga mobil. Namun, atas laporan itu anggotanya langsung menyamar sebagai pembeli dan menemukan 540 dus isi minuman keras berkelas.
"Kami mendapat laporan dari masyarakat menemukan banyak calon pembeli masuk keluar gudang pada malam dan siang hari. Penyamaran tersebut, bagi anggota Satpol PP berhasil dilakukan dan gerebek gudang hingga menemukan 6.489 botol miras dalam dus berbagai merek," katanya, Senin (22/12/2025).
Ia mengatakan, penggerebekan minuman keras (miras) berkelas yang dilakukan di sebuah gudang samping Lotte Mart itu kemungkinan akan dijual pada perayaan malam pergantian tahun 2026 lantaran penjualan dilakukan secara tertutup. Namun, berkat adanya laporan masyarakat dan anggota penyamar sebagai pembeli hingga akhirnya digerebek.
"Kami telah berhasil menangkap seorang pemilik miras berinisial SS dan DW sebagai sopir, karena 6.489 botol miras semuanya berasal dari Bandung melewati Garut dan akan dijualbelikan di Kota Tasikmalaya, Ciamis, Kabupaten Tasikmalaya, Banjar dan Pangandaran. Kami akan melakukan pemeriksaan pada 2 orang dan langkah komitmen tersebut dilakukan dalam menyelamatkan generasi bangsa termasuk menjaga kondusifitas," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan, pihaknya mengapresiasi langkah anggota Satpol PP berhasil menggerebek sebuah gudang dan di dalamnya ditemukan banyak tumpukan dus berisi miras bernilai variatif. Namun, langkah yang dilakukan anggota Satpol PP tujuan utamanya mewujudkan zero miras di Kota Santri.
"Anggota Satpol PP akan terus bekerja melakukan razia secara masif terutamanya jelang natal dan tahun baru supaya Kota Tasikmalaya bebas dari peredaran miras serta bagi masyarakat yang menemukan ada indikasi mencurigakan supaya lapor kepada RT, RW dan kelurahan setempat. Karena, peredaran miras yang beredar di wilayahnya guna menekan kriminalitas dan kondusifitas tetap terjaga," pungkasnya. (H-1)
Ratusan botol miras tersebut diamankan dari sejumlah warung, rumah, garasi hingga kandang ayam di wilayah Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
Pengungkapan besar-besaran minuman beralkohol ilegal di Manado menjadi sinyal kuat bahwa wilayah itu tengah dibanjiri peredaran miras tanpa izin yang menggerus pendapatan negara.
Sebuah studi terbaru dari Pusat Penelitian Narkoba dan Alkohol Nasional (NDARC) di Universitas New South Wales (UNSW), Australia, menemukan fakta tentang remaja yang mengonsumsi alkohol.
Pemerintah daerah tidak akan memberi ruang bagi pelanggaran hukum yang meresahkan masyarakat.
Penggerebekan dilakukan di Bebedahan II, Kelurahan Lengkongsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved