Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
JELANG lebaran daerah di Jawa Tengah mulai membenahi destinasi wisata. Terutama desinasi wisata yang terendam banjir, menyusul akan ada jutaan pemudik lebaran yang memanfaatkan pulang kampung untuk melancong.
Saat ini banjir berangsur surut, namun meninggalkan beberapa kerusakan infrastruktur seperti jalan dan jembatan. Di mana nilai kerugian mencapai ratusan miliar dan butuh waktu untuk pemulihan.
Berdasarkan pantauan Media Indonesia, banjir di Demak selain merendam kawasan Masjid Agung Demak, makan para raja, komplek Pemakaman Sunan Kalijaga di Kadilangu, yang menjadi destinasi wisata religi.
Baca juga : 18,23 juta Orang Diprediksi Bergerak ke Jawa Tengah Saat Lebaran dan Perputaran Uang Mencapai Rp14 Triliun
Destinasi wisata yang paling parah terdampak parah akibat banjir ini ialah Pantai Mor, Kecamatan Sayung, Demak yang juga satu paket dengan Hutan Mangrove Morosari dan wisata religi Makam Syekh Mudzakir.
"Banyak fasilitas wisata rusak akibat banjir di Demak ini," ujar Kuswanto, 52, penggiat wisata di Demak.
Di Kudus, akses jalan ke komplek Masjid Menara Kudus dan malam Sunan Kudus juga mengalami kerusakan yang cukup berat.
Baca juga : Banjir di Demak dan Kudus Belum Surut, Pengungsi Terus Bertambah
Kerusakan juga terjadi di Pantai Telukawur di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Dibutuhkan anggaran ratusan juta untuk dapat memulihkan seperti lokasi spot foto, puluhan pohon roboh, gerbang utama hancur, wahana, dan 50 warung UMKM yang rusak.
"Kerusakan obyek wisata Pantai Telukawur akibat diterjang banjir sangat parah, Setidaknya butuh tanah anggaran ratusan juta untuk memperbaiki," ujar Camat Tahunan Jepara Nuril Abdillah.
Senada, Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara Edy Sujatmiko akan segera mengelontorkan bantuan untuk memperbaiki Pantai Telukawar. Bantuan juga akan turun dari kementerian kelautan.
Baca juga : Jumlah Pengungsi Banjir Kudus Capai 5.041 Orang
"Saat lebaran nanti pantai ini menjadi salah satu destinasi andalan," imbuhnya.
Bupati Demak Eisti'anah mengungkapkan segera melakukan langkah untuk kembali membenahi destinasi wisata religi yang terendam beberapa waktu lalu.
"Saat libur lebaran, destinasi wisata religi di daerah ini menjadi tempat paling banyak dikunjungi pemudik, sehingga perbaikan harus dilakukan secepatnya," ujar Eisti'anah.
Baca juga : Ribuan Ha Sawah Kembali Terancam Gagal Panen Akibat Banjir di Jawa Tengah
Sementara di Kota Semarang, destinasi Kota Lama, musim dan stasiun kereta api yang terendam hingga 20-50 centimeter.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu juga langsung memerintahkan instansi terkait untuk mengatasi banjir dan membenahi berbagai fasilitas yang rusak baik hangha pendek, menengah maupun panjang terutama destinasi wisata.
"Langsung kita lakukan pembenahan kembali, apalagi destinasi wisata itu andalan daerah ini," ujarnya. (Z-3)
BMKG Semarang peringatkan potensi bencana hidrometeorologi di Jawa Tengah dalam 3 hari ke depan. Cek daftar 10 daerah yang wajib waspada cuaca ekstrem!
Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di 32 daerah di Jawa Tengah Kamis (26/3) dan dapat menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi serta air laut pasang (rob) dengan ketinggian 1 meter
SEJUMLAH pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah (Jateng) mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.
SEJUMLAH pemudik yang melintasi Jawa Tengah (Jateng) pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 memberikan apresiasi terhadap kondisi infrastruktur jalan serta layanan yang disiapkan.
MEMASUKI musim arus balik Lebaran 2026, volume penumpang kereta api di Stasiun Tegal, Jawa Tengah, masih menunjukkan angka yang tinggi.
POSKO Mudik Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Jawa Tengah (Jateng) layani pemudik tetap bugar menuju kampung halaman di momen libur Lebaran 2026.
Dalam tinjauannya, Menteri PU Dody Hanggodo menyambangi embung di Desa Padakaton guna melihat langsung titik pemicu luapan air.
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved