Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BELASAN ribu hektare lahan pertanian di sejumlah daerah di Pantura, Jawa Tengah masih terendam banjir. Ancaman gagal panen kembali membayangi petani hingga dikhawatirkan kembali melonjak harga pangan jelang lebaran mendatang.
Pemantauan Media Indonesia Rabu (20/3) sebagian besar dari sembilan daerah di Jawa Tengah yakni Kota/Kabupaten Pekalongan, Kendal, Kota Semarang, Demak, Kudus, Pati, Jepara, dan Grobogan masih terendam banjir dengan ketinggian 20-70 centimeter, bahkan di area persawahan ketinggian mencapai 100 centimeter dan belum ada tanda-tanda surut.
Dampak banjir melanda sejak Rabu (13/3) pukulan berat paling rasakan oleh para petani karena kegagalan panen sudah di depan mata.
Baca juga : Dampak Banjir, Jawa Tengah Kehilangan Puluhan Ribu Ton Gabah
"Kalau sudah begini kami hanya bisa pasrah, banjir pertengahan Februari lalu sudah membuat sebagian tanaman mati dan baru saja sepekan disulami kembali diterjang
banjir," kata Suprapto, 55, petani di Karanganyar, Demak.
Hal serupa juga diungkapkan Asnawi, 49, pertani di Undaan, Kudus mengaku sudah tidak punya harapan lagi karena 1,5 hektare tanaman padi di sawahnya dipastikan gagal panen karena sudah sepekan terendam banjir, sehingga kerugian ditanggung diperkirakan mencapai Rp20 juta.
"Tidak dapat dikejar lagi untuk bisa panen jelang lebaran," imbuhnya Rabu (20/3).
Baca juga : Dampak Banjir, Ribuan Ha Sawah di Demak dan Grobogan Terancam Gagal Panen
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah Supriyanto mengatakan secara keseluruhan jumlah lahan pertanian terdampak banjir kali ini mencapai belasan ribu hektare tersebar di sejumlah daerah, seperti Demak, Kudus, Jepara, Pati, dan Grobogan, bahkan ribuan hektare tanaman di sawah dipastikan gagal panen.
Berdasarkan data hingga pertengahan Maret ini, ungkap Supriyanto, di Kabupaten Grobogan banjir setidaknya merendam ribuan hektare sawah terdiri dari 4.381 hektare tanaman padi, 152 hektare tanaman jagung dan 84 hektare tanaman bawang merah.
"Kita masih hitung dampak gagal panennya," imbuhnya.
Baca juga : Banjir Grobogan Rendam 2.662 Rumah dan 56 Hektare Sawah
Sedangkan di Kabupaten Demak, lanjut Supriyanto, jumlah lahan tanaman padi berusia 10-90 hari terendam banjir sebanyak 162 hektare dan tanaman bawang merah 765,76 hektare, di Kabupaten Kudus ada sebanyak 2.776 hektare lahan padi dan sejumlah komoditas lainnya, seperti melon dan cabai seluas 63 hektare.
Banjir di Jepara merendam lahan tanaman padi berusia 30-80 hari seluas 1.989 hektare, demikian Supriyanto, di Kabupaten Pati lahan tanaman padi terendam banjir seluas 6.961,4 hektare dan llahan jagung seluas 153,1 hektare.
"Banjir melanda di sejumlah daerah itu terjadi karena cuaca ekstrem hingga membuat sejumlah sungai meluber dan kondisi ini diperparah dengan jebolnya tanggul sungai seperti Sungai Wulan, Tuntang dan Lusi," ujar Supriyanto. (Z-3)
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa seluas 4.000 hektare sawah terdampak puso akibat bencana di Pulau Sumatra.
RATUSAN hektare area persawahan di Desa Fajar Indah, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Bangka Belitung, kembali terendam banjir.
Kehadiran produk asuransi pertanian besutan BRINS ini dapat memberikan perlindungan nyata bagi petani.
Hal ini akibat tidak turunnya hujan di wilayah tersebut dalam dua bulan terakhir. Kondisi juga diperparah dengan mengeringnya sejumlah waduk dan embung di kawasan Pantura setempat.
Perhitungan kerugian petani akibat serangan hama tikus mencapai Rp10 juta-Rp15 juta per hektare.
PEMERINTAH Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, mengimbau para petani agar menunda tanam padi guna mengantisipasi ancaman gagal panen (puso) akibat cuaca buruk dan bencana banjir.
ANCAMAN besar korban penyintas bencana di Aceh bukan hanya rumah yang digulung gelombang banjir bandang pada 24-27 November 2025 lalu.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
Warga Cikiwul, Bantargebang, Kota Bekasi dikejutkan oleh kemunculan seekor buaya berukuran besar di parit sempit kawasan persawahan pada Senin (22/12).
Seekor buaya berukuran besar menggegerkan warga setelah ditemukan berada di area persawahan di Kampung Cikiwul, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.
MENTERI Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melihat langsung dampak kerusakan yang diakibatkan bencana banjir di Desa Cot Ara, Kecamatan Kuta Blang, Aceh, pada Minggu (14/12).
Disepakati target pemberian perlindungan asuransi kepada 6.222 hektare lahan sawah yang ditanam padi oleh para petani di Kalimantan Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved