Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA hari menjelang bulan Ramadan 2024, harga cabai merah di kawasan Provinsi Aceh melonjak naik. Belum diketahui itu akibat pasokan sedikit atau permainan pelaku pasar.
Pengamatan Media Indonesia di pasar Lambaro Kabupaten Aceh Besar dan Peukan Aceh ibu kota Provinsi Aceh, pada tiga hari lalu harga cabai merah kualitas sedang (standar) Rp60.000/kg sekarang naik menjadi Rp75.000/kg. Lalu harga cabai merah kualitas paling bagus (super) dari sebelumnya Rp65.000/kg kini naik menjadi Rp80.000/kg.
Kondisi serupa juga terjadi di pusat Pasar Sayur Pante Tenungoh, Kota Sigli, ibu kota Kabupaten Pidie. Misalnya harga cabai merah kualitas sedang dari dua hari lalu Rp60.000/kg sekarang melonjak menjadi Rp70.000/kg. Sedangkan harga cabai merah kualitas paling bagus dari sebelumnya Rp 60.000 kini naik menjadi Rp 75.000/kg.
Baca juga : Dua Pekan Jelang Ramadan, Harga Beras di Cianjur belum Turun
"Selama ini harga cabai merah sering tidak stabil. Bahkan akrab naik turun berkisar Rp45.000 hingga Rp80.000/kg," kata Fadli, pedagang eceran di pasar Pante Teungoh, Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Sabtu (9/3).
Harga bahan bumbu pemedas masakan itu diperkirakan meningkat lagi pada H-2 (Minggu) dan H-1 (Senin) menjelang bulan puasa itu. Apalagi dua hari sebelum Ramadan di Aceh dilaksanakan tradisi Mameugang (hari penyembelihan sapi atau kerbau).
Pada tradisi mamaugang dua hari sebelum puasa itu warga Aceh mengonsumsi lauk daging kerbau atau sapi. Kondisi malegang itu berpengaruh terhadap harga cabai dan bahan bumbu dapur lain.
Baca juga : Harga Cabai Melonjak ke Rp100 Ribu per Kg
Nur, ibu rumah tangga, asal Kemukiman Garot, Kecamatan Indrajaya, menuturkan setelah harga cabai meningkat luar biasa, ia terpaksa harus mengurangi pembelian. Kalau biasanya sekali membeli 1 kg, sekarang harus mengurangi 1/2 kg.
Hal itu dilakukan untuk mencukupi uang belanja bahan dapur. Apalagi hampir semua jenis bahan pokok terjadi peningkatan harga sekarang ini.
"Harus hemat, supaya terpenuhi berbagai keperluan lain. Mudah-mudahan kondisi harga tidak berpihak kepada orang banyak itu segera berakhir," tambah Hanum, warga Sigli lain. (Z-2)
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
Fenomena ini dipicu oleh tingginya konsumsi masyarakat yang tidak dibarengi dengan kesiapan stok barang di pasar.
Program penyediaan beras dengan subsidi harga ini pun akan berlanjut mulai Maret mendatang. Anggaran yang disiapkan untuk program SPHP beras tahun 2026 sejumlah Rp4,97 triliun.
Kenaikan harga daging ayam ras berada di kisaran Rp5.000–Rp6.000 per kilogram seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk menu berbuka puasa.
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
TPID DIY dan Bupati Gunungkidul pantau harga sembako di Pasar Semin. Cabai rawit merah tembus Rp80.000. Simak skenario intervensi dan daftar harga terbaru.
Harga cabai rawit merah mulai melandai di kisaran Rp60.000 per kg seiring membaiknya cuaca dan panen raya di sentra produksi. Cek update harga terbaru di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved