Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DAMPAK cuaca ekstrem terjadi di Jawa Tengah sejak Minggu (3/3), bencana longsor terjadi di Pemalang dan banjir bandang terjadi di Pekalongan, sebanyak 133 warga (25 keluarga) terpaksa mengungsi karena 17 rumah mereka rusak dan longsoran mengancam mereka.
Pemantauan Media Indonesia Senin (4/3) sejak pagi ratusan warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan masih melakukan pembersihan lumpur, sampah dan batang pohon yang menutupi perkampungan akibat banjir bandang menerjang desa tersebut Minggu (3/3) malam.
Dalam waktu hampir bersamaan, 133 jiwa warga Desa Tundangan, Tlagasana dan Tambi (Kecamatan Watukumpul) Desa Mendelam (Kecamatan Belik) dan Desa Plakaran (Kecamatan Moga) terpaksa bertahan di pengungsian karena bencana alam tanah longsor merusak belasan rumah mereka.
Baca juga : Awas, Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Tengah
"Sebelum banjir bandang pada malam, hujan lebat disertai angin kencang melanda kawasan ini sejak pukul 14.00-20.00 WIB," ujar Asnawi, 45, warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan.
Sementara itu Wahyono,40, warga Desa Tundangan, Kecamatan Watukumpul, Pemalang mengatakan bencana longsor melanda desanya didahului hujan lebat terjadi pada siang hingga sore hari, kemudian tidak berselang lama bukit di bagian belakang rumah longsor hingga merusak beberapa rumah warga.
Hal serupa terjadi di sejumlah desa di tiga kecamatan lain, berdasarkan data dari Badan Penanggungan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang setidaknya ada 17 rumah didiami sekitar 25 keluarga mengalami rusak dan terancam tertimbun longsoran dan sejumlah fasilitas umum juga rusak.
Baca juga : Banjir Rob Kembali Rendam Daerah Pantura Jawa Tengah
Kepala BPBD Pemalang Andri Adi mengatakan hingga saat ini selain masih terus dilakukan pendataan juga bersama instansi terkait mengevakuasi dan memberikan bantuan untuk kebutuhan warga yang terdampak.
"Kita minta warga berada di lereng perbukitan untuk waspada karena cuaca ekstrem masih terjadi," imbuhnya.
Beberapa kawasan di Pemalang, demikian Andri Adi, merupakan wilayah rawan bencana longsor, sehingga untuk mengantisipasi korban jiwa diminta segera mengambil langkah menghindari saat menemukan rekahan di perbukitan, bahkan sepekan lalu longsor juga memutuskan jalan penghubung di Desa Bodas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang.
"Kita baru saja menganggarkan Rp50 juta guna memperbaiki ruas ruas jalan yang terputus akibat longsor di desa itu," imbuhnya. (AS/Z-7)
Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) disebut menjadi faktor utama terjadinya banjir bandang di sejumlah wilayah Kabupaten Pohuwato, Gorontalo
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
Selain kebutuhan primer, salah satu yang juga dibutuhkan warga Aceh Tamiang adalah bantuan untuk memperbaiki kendaraan yang rusak akibat banjir.
BANJIR lumpur dan galodo yang kembali melanda sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatra Barat, tidak mengalihkan perhatian warga pesisir dari ancaman bencana lain yang tak kalah berbahaya.
Tanggul Sungai Bremi di Pekalongan jebol Rabu pagi (7/1). 335 KK terdampak banjir mendadak setinggi 1 meter, BPBD lakukan penanganan darurat
BANJIR di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro atau Sitaro, Sulawesi Utara, yang terjadi mulai Senin (5/1) dini hari menewaskan 16 orang, sementara tiga warga lainnya hilangĀ
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Sementara itu di Kabupaten Pati ratusan warga di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kini mulai mengungsi di tiga lokasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved