Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KENDATI telah digelontor operasi pasar (OP) beras stabilisasi pasokan harga pangan (SPHP), tetapi harga di pasaran masih tetap tinggi. Harga beras kelas medium masih sekitar Rp16 ribu per kilogram (kg). Sedangkan untuk beras premium masih bertengger pada harga Rp17 ribu hingga Rp18 ribu per kg.
Salah seorang pedagang di Pasar Legok, Pekuncen, Fatmah, 62, mengatakan harga beras masih tetap tinggi, belum mengalami penurunan.
“Saat ini saya menjual beras medium dengan harga Rp16 ribu per kg. Beras masih sulit dicari, karena belum memasuki panen raya,” katanya pada Minggu (3/3).
Baca juga : Warga Padati Lokasi Operasi Pasar Beras SPHP di Kota Bandung
Sementara Yanti, 43, pedagang di Pasar Manis, Purwokerto, mengatakan beras tetap tinggi dan belum ada tanda-tanda penurunan.
“Memang ada beras SPHP, tetapi kan terbatas. Sehingga harga beras di pasaran umum masih Rp16 ribu per kg untuk beras medium. Sedangkan beras premium berkisar antara Rp17 ribu hingga Rp18 ribu per kg,” ungkapnya.
Dengan masih tingginya harga beras di pasaran, maka jumlah pembelih oleh warga juga menurun.
Baca juga : Pemkot Bandung Gelar Operasi Pasar Beras SPHP, Cek Jadwal dan Lokasinya
“Biasanya, ada yang langsung membeli 5 kg, paling-paling saat sekarang hanya 1-2 kg saja. Karena memang harganya tinggi,” kata dia.
Dia mengatakan kemungkinan harga beras akan turun jika mulai memasuki panen. Untuk panen di Banyumas, kemungkinan baru akan mulai pada April.
“Mudah-mudahan kalau petani panen, harga beras akan turun,” tambahnya. (LD/Z-7)
Harga cabai merah kriting saat ini juga mengalami kenaikan hingga Rp56 ribu per kg dan harga cabai merah besar mengalami kenaikan Rp50 ribu per kg.
Berdasarkan data 10 komoditas dengan andil inflasi dan deflasi terbesar secara bulanan, cabai merah mencatat andil deflasi terbesar sebesar -0,31 persen, disusul cabai rawit -0,07 persen.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan pokok strategis secara nasional masih aman dan memadai.
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Harga telur ayam yang biasanya Rp 26 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg, cabai rawit dari biasanya sekitar Rp35 ribu rupiah per kg menjadi Rp90 ribu per kg.
Komoditasnya antara lain beras premium Pamanukan, beras premium Anak Daro Rp16.350 per kg, minyak goreng MinyaKita kemasan botol Rp18.000 per liter, serta gula Rosebrand.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Sejumlah komoditas sempat mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai rawit merah yang sebelumnya menembus kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Bulan ini diprediksi terdapat panen cabai merah sekitar 14.496 ton yang tersebar di Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, dan Bandung Barat.
Pemerintah Kota Banda Aceh bersama PT Pertamina (Persero) menggelar operasi pasar gas bersubsidi dengan menyediakan 2.000 tabung.
Pemprov Kalteng menggelar pasar murah di seluruh kabupaten dan kota sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved