Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEDAGANG beras di Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta, bingung dengan harga beras yang tinggi. Di sisi lain, jatah beras yang diberikan distributor juga dikurangi.
Salah satu pedagang beras, Sriyanti menyampaikan, harga beras dalam beberapa hari terakhir terus naik. "Bahkan, harga pagi sudah beda dengan harga sore (lebih mahal)," terang dia.
Ia menyebut, kenaikan harga rata-rata Rp 200 rupiah per kilogram per hari. Ia menyebut, harga beras premium saat ini Rp16.500 per kilogram. Padahal, Minggu lalu, harga beras premium masih Rp14 ribu per kilogram.
Baca juga : Kenaikan Harga Beras Rawan Dipolitisasi
Kuota yang diberikan oleh distributor pun dikurangi. Jika sebelumnya 2 ton, ia kini hanya mendapat 1 ton agar pedagang-pedagang yang lain tetap mendapat jatah.
"Kalau begini males jualan, tapi kalau tidak jualan kasihan dengan pelanggan," kata dia.
Hal serupa juga disampaikan Drajat. Menurut dia, jatah beras saat ini lebih sedikit
"Sekarang susah kalau stok karena sudah 10 hari ini," kata dia.
(Z-9)
Beras medium SPHP seharga Rp57.500 kemsan 5 kg, beraskita premium Rp74.000 kemasan 5 kg, minyakkita Rp31 ribu kemasan 2 liter.
Beras SPHP dijual Rp58 ribu per kemasan 5 kilogram. kemudian gula pasir Rp15 ribu per kilogram, minyakkita 2 liter Rp25 ribu, telur ayam 10 butir 10 ribu rupiah atau 1.000 per butir.
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
Beras kemasan yang sebelumnya dijual sekitar Rp14.000 hingga Rp15.000 per kg kini mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000 per kg.
Inisiatif ini hadir sebagai solusi nyata bagi para pekerja kebun dan masyarakat sekitar dalam menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok yang biasanya terjadi selama bulan suci.
Kopi luwak dikenal dengan proses produksi unik melalui fermentasi alami oleh Asian Palm Civet (Paradoxurus hermaphroditus).
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved