Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
JALAN Raya Cipatat-Saguling di Kabupaten Bandung Barat belum bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat karena badan jalan masih tertutup tanah longsor.
Longsor pada Jumat (16/2) terjadi di enam titik, tiap titik longsor memiliki ketebalan dan lebar material tanah berbeda-beda. Evakuasi material membutuhkan waktu ekstra karena faktor cuaca, apalagi alat berat yang diterjunkan hanya satu unit.
"Jalur belum bisa dilalui kendaraan karena masih banyak titik longsornya,ada di enam titik di ruas jalan tersebut," kata Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Asep Sehabudin, Senin (19/2).
Baca juga : Longsor di Kawasan Lembah Anai, Jalan Padang-Bukittinggi Putus Total
Sejak kejadian, lanjut Asep, petugas gabungan bersama masyarakat dan karyawan PT Indonesia Power Saguling berusaha menyingkirkan material longsor. Hingga saat ini, pihaknya baru bisa membersihkan di tiga titik longsor.
Akibat kejadian ini, arus lalu lintas penghubung antar kecamatan ini lumpuh total. Satu-satunya jalan alternatif yang bisa ditempuh yakni memutar lewat Kota Baru Parahyangan Padalarang.
"Pembersihan akan terus dilakukan hingga jalur benar-benar aman kembali dilalui kendaraan bermotor," tuturnya.
Baca juga : Longsor Terjang Dua Desa di Kudus, Akses Jalan Warga Sempat Tertutup
Peristiwa longsor pada sore hari itu dipicu hujan deras dengan waktu cukup lama, ditambah kontur tanah serta tingkat kemiringan tebing cukup curam. Tak hanya material tanah, longsor juga menyeret batuan dan pohon-pohon.
"Lokasinya memang rawan longsor karena kontur berbukit. Masyarakat diimbau waspada, tidak memaksakan lewat lokasi longsor, kalau pun sudah dibersihkan, pasti licin dan harus disemprot Damkar," jelasnya. (DG/Z-7)
Baca juga : Hujan Deras Picu Longsor di Bandung Barat
Hasil asesmen ini selanjutnya akan dilakukan penanganan perbaikan agar kembali ditempati warga dengan aman dan nyaman.
Pergerakan tanah di Kecamatan Bantargadung terjadi di Desa Bantargadung dan Bojonggaling. Kondisi itu bersamaan meningkatnya intensitas curah hujan sejak Rabu (4/3).
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat melakukan mitigasi mandiri.
Banjir bandang dan longsor di Ngawen, Gunungkidul mengakibatkan belasan rumah rusak, kendaraan terseret air, dan akses jalan terputus. Cek detail kerugiannya.
Tembok SMPN 182 Jakarta sepanjang 65 meter roboh diduga akibat tanah urukan labil. BPBD DKI memastikan tak ada korban amun drainase sekolah tersumbat total.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Agam (BPBD) menyatakan dua jembatan darurat di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, hanyut terbawa banjir.
Warga terdampak bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menerima bantuan sarana sanitasi air bersih dan perlengkapan sekolah
MENSOS Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyerahkan santunan dengan total nilai Rp345 juta kepada ahli waris 23 Prajurit Korps Marinir TNI AL yang gugur akibat bencana tanah longsor Cisarua.
STATUS tanggap darurat bencana longsor Pasirlangu, Kecamatan Cisarua resmi dicabut pada Jumat, 6 Februari 2026. Meski demikian, proses pencarian korban masih dilanjutkan.
OPERASI pencarian korban longsor Cisarua Kabupaten Bandung Barat dipastikan akan ditutup pada Jumat (6/2) mendatang. Namun, Basarnas akan melakukan evaluasi.
Selain korban jiwa, ribuan warga yang selamat dari bencana harus diungsikan ke tempat aman. Hal ini menjadi perhatian khusus PTPN dengan langkah tanggap darurat bencana.
Selain proses evakuasi, Baznas juga mengaktifkan layanan Dapur Air di lokasi banjir bandang dan longsor di Bandung Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved