Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JEBOLNYA tanggul Sungai Wulan menyebabkan jalur Pantura dari Demak menuju Kudus dan sebaliknya lumpuh pada Kamis (8/2) siang. Banjir merendam jalur pantura hingga ketinggian setengah meter. Kemacetan tak terhindarkan.
Selain melumpuhkan jalur transportasi nasional, banjir juga membuat perekonomian di Pasar Karanganyar demak terhenti karena terendam banjir hampir 1 meter.
Sejumlah warga yang hendak menghindari banjir,sempat terjebak arus banjir yang deras, hingga anggota TNI harus berjibaku mengevakuasi warga.
Baca juga : Duh, Jalan Rusak Pantura Buat Pengusaha dan Sopir Rugi Besar
Tanggul jebol di Sungai Wulan berada tepat di samping Pasar Karangnyar, Demak, Jawa Tengah, membuat sejumlah warga nyaris terseret arus saat hendak menghindari banjir. Hal itu karena arus air yang kuat.
Beruntung petugas TNI yang diterjunkan dari Kodim Demak bertindak sigap dengan membantu mengevakuasi warga.
Banjir yang melanda kecamatan Karanganyar, Demak akibat tanggul jebol juga membuat pengguna jalan yang hendak bepergian, terjebak banjir.
Baca juga : Hantam Jalan Berlubang Terendam Banjir, Truk Muatan Gabah Terguling
Salah satu warga Wonosobo yang hendak berziarah ke Demak kebingungan karena belum tahu kapan akan pulang mengingat kendaraan yang ditumpangi berada di tengah kawasan banjir.
Sementara itu, menurut anggota TNI Kodim Demak, banjir yang melanda Pantura Demak sedalam setengah meter akibat jebolnya 2 titik tanggul sungai wulan, tepatnya di desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar.
Di jalur Pantura Demak menuju Kudus yang lumpuh, hanya terlihat satu-dua truk berukuran besar yang berani melintas. Sedangkan minibus dan motor yang nekat melintas, mogok di tengah jalan.
Baca juga : Awas, Gelombang Tinggi di Laut Jawa dan Rob Kembali Terjadi Pantura Jateng
Tanggul jebol terjadi sekitar pukul 6 pagi dan kini kedalaman air terus bertambah.
Air bah yang datang secara tiba tiba membuat ratusan kendaraan kecil dan besar terjebak macet hingga berjam-jam. Terlihat kemacetan mengular hingga 10 km.
Untuk menghindari terjebak kemacetan, Satlantas Polres Demak mengimbau semua kendaraan yang akan ke Kudus dan Surabaya untuk sementara melalui jalur alternatif, yaitu Trengguli, Jepara, dan Kudus. Jalur alternatif ini jaraknya sejauh hampir 30 km. (MGN/Z-4)
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter masih berpotensi di sejumlah kawasan perairan utara Jawa Tengah yakni Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak dan Pati-Rembang.
Sabtu (27/12) ribuan perahu dan kapal nelayan, sejak dini hari tidak bergerak dan ditambatkan di sejumlah pelabuhan perikanan di daerah di Pantura Jawa Tengah.
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir berpotensi terjadi di 25 daerah.
Perjalanan sejak pagi relatif lancar, namun kendala muncul saat memasuki wilayah Pekalongan akibat hujan lebat.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Seorang remaja berinisial J (19) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola yang terendam banjir
553 kepala keluarga (KK) di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terdampak banjir menyusul jebolnya tanggul Sungai Citarum
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto, Jawa Tengah masih membatalkan sejumlah perjalanan kereta api (KA).
Kepala BNPB memastikan setiap kepala keluarga yang kehilangan rumah akan memperoleh satu unit hunian, meski sebelumnya tinggal bersama dalam satu rumah.
PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menyampaikan permohonan maaf pada pengguna atas gangguan perjalanan kereta wisata yang terdampak bencana banjir di jalur Pantura Jawa Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved