Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG tinggi masih terjadi di Laut Jawa hingga beberapa hari kedepan, selain mengancam pelayaran, banjir air laut pasang (rob) akan kembali merendam kawasan pantura Jawa Tengah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan gelombang tinggi di perairan utara Jawa Tengah kembali meningkat dengan ketinggian capai hingga empat meter.
"Hingga beberapa hari kedepan gelombang tinggi di Laut Jawa berkisar 2,5-4 meter," kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang Retno Widyaningsih.
Potensi gelombang tinggi tersebut terjadi di perairan sepanjang Brebes hingga Rembang, lanjut Retno Widyaningsih, dengan kecepatan angin 10-45 knot setelah melihat perkembangan dinamika atmosfer terkini, angin di pesisir utara Jawa Tengah berhembus dari barat ke barat laut secara
konsisten. "Warga beraktivitas di perairan diminta waspada," tambahnya.
Akibat gelombang tinggi dan cuaca buruk terjadi perairan di Laut Jawa, sebuah kapal kargo bercat hijau terdampar di sekitar 35 meter dari Pantai Sicepit, Kabupaten Batang dan hingga kini belum kembali berlayar.
"Belum berlayar, masih menunggu kondisi cuaca membaik dan para ABK hanya beraktivitas di dalam kapal itu," ujar Kepala Satuan Polairud Batang Ajun Komisaris Sukamto.
Sementara itu mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Karimunjawa, Kabupaten Jepara akibat gelombang tinggi sejak dua pekan lalu, pengiriman BBM dilakukan oleh Kapal Perang KRI Makassar karena kapal self propelled oil barged (SPO) atau kapal pengangkut BBM belum bisa berangkat akibat cuaca ekstrem tersebut.
Humas Lanal Semarang Letda Laut Yunus Anwar mengatakan KRI Makassar dalam perjalanan dari Makassar ke Semarang akan akan mengangkut truk tangki BBM untuk menstok BBM di Karimunjawa. "Jika kondisi kondusif Rabu (4/1) sore sudah bertolak ke Karimunjawa," ujarnya. (OL-13)
Baca Juga: Puluhan Rumah di Lebak Terdampak Longsor Usai Hujan Lebat
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
MENTERI Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, meninjau jalur kereta api yang kembali terendam banjir di rute Stasiun Pekalongan hingga Sragi, Jawa Tengah, Rabu (21/1).
Lestari mengungkapkan bahwa pada penghujung 2025, sejumlah pakar sebenarnya telah menyampaikan peringatan mengenai potensi hujan lebat, fluktuasi cuaca, serta dampak perubahan iklim.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang menyebut dampak hujan lebat mengguyur setidaknya terdapat 10 kejadian bencana yakni ada 6 kawasan longsor dan 4 kawasan banjir.
MENTERI Perhubungan RI Dudy Purwagandhi meninjau langsung jalur kereta api lintas Pekalongan-Sragi, Jawa Tengah, yang terdampak banjir akibat cuaca ekstrem, Rabu (21/1).
Ratusan kendaraan harus antre panjang akibat melintasi banjir yang masih merendam Jalan Kaligawe Raya di ruas Jalur Pantura Semarang-Demak.
Sejak pagi petugas gabungan terdiri dari kepolisian dan dinas perhubungan telah melakuhan penjagaan di depan exit tol di Kabupaten Kendal dan Pemalang.
Sebagian besar kendaraan roda dua memilih melintasi tanggul sungai untuk menghindari banjir rob dan mogok, sedangkan kendaraan berukuran kecil melintas di jalur alternatif.
BMKG meminta warga di daerah pesisir Pantura Jawa Tengah seperti Demak, Semarang, Kendal, Pekalongan dan Pemalang untuk kembali siaga banjir rob.
Di Kabupaten Demak banjir rob tidak hanya merendam sejumlah pemukiman warga di puluhan desa di empat kecamatan, tetapi juga merendam jalur Pantura Semarang-Demak di Kecamatan Sayung.
Kepadatan kendaraan di antaranya terlihat mulai perempatan Kanggraksan hingga perempatan Jalan Pemuda Kota Cirebon sepanjang lebih kurang 3 kilometer
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved