Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMILU di Indonesia selalu menjadi momen yang dinantikan masyarakat, karena menentukan pergantian kepemimpinan negara. Namun, Pemilu 2024 diwarnai polarisasi dan konflik antar masyarakat yang semakin meningkat. Situasi ini dipicu dukungan dari berbagai pihak, termasuk pihak-pihak terkait dengan calon presiden.
Konflik tidak hanya muncul di antara masyarakat yang mendukung paslon mereka, tetapi juga dipicu upaya yang dianggap tidak etis dalam kampanye. Buzzer bayaran, penyebaran hoaks, dan black campaign menjadi metode yang kerap digunakan untuk meraih dukungan, bahkan jika itu menyebabkan konflik di masyarakat.
Kendati seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) seharusnya tidak terlibat dalam kampanye paslon tertentu, namun nyatanya terjadi keterlibatan ASN, bahkan Presiden Joko Widodo secara terang-terangan memberikan dukungan kepada paslon tertentu.
Baca juga : Universitas Islam Bandung Kritisi Perilaku Presiden Joko Widodo
Langkah ini menjadi sorotan, terutama ketika Presiden Jokowi membagikan sembako dengan dana APBN setelah memberikan statement dukungan. Tindakan ini dianggap tidak etis oleh beberapa tokoh akademisi di berbagai kampus besar di Indonesia.
Ketua umum Himpunan Mahasiswa Islam canang Sukoharjo Fierdh Abdullah Ali mengeluarkan sembilan poin pernyataan sikap. Pertama mendorong pelaksanaan demokrasi perlu memegang teguh etika dan norma hukum yang berbasis pada Pancasila dan UUD 1945. Hukum bukan hanya sekadar teks, melainkan juga mencakup nilai dan prinsip yang harus dijalankan dengan konsistensi.
Mereka juga mendesak Presiden dan elit politik harus menjadi teladan dalam patuh terhadap hukum dan etika, bukan malah menjadi contoh melanggar etika dengan pernyataan yang tidak sesuai dengan realitas.
Baca juga : Akademisi UIN Sunan Kalijaga Desak Presiden Joko Widodo Jadi Teladan Bawahannya
Himpunan mahasiswa Islam juga mendesak negara, pemerintah, dan aparatnya harus berperan sebagai pengayom, penjaga, dan fasilitator demokrasi yang berintegritas, menjaga jarak yang seimbang dengan kontestan pemilu.
Keempat, mendesak tuntutan agar Presiden Joko Widodo dan seluruh aparatur pemerintahan menghentikan penyalahgunaan kekuasaan, termasuk tidak menggunakan sumber daya negara untuk kepentingan politik praktis, seperti politisasi dan personalisasi bantuan sosial.
Kelima, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas, keamanan, dan martabat dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 serta mengawal hasilnya hingga terbentuknya pemerintahan baru sebagai manifestasi kedaulatan rakyat.
Baca juga : Kampus Resah, Kepercayaan Publik ke Jokowi Makin Tergerus
Berikutnya menegaskan pentingnya Pemilu 2024 sebagai institusi demokrasi yang tidak boleh diremehkan, melainkan harus kembali pada esensinya sebagai perwujudan kedaulatan rakyat, dengan menerapkan aturan main yang adil dan transparan serta memberikan ruang partisipasi yang substansial bagi publik.
Mereka juga mendesak penegakan hukum terhadap pelanggaran yang terjadi selama Pemilu 2024 agar segera ditindaklanjuti, guna menciptakan pemilu yang berintegritas dan memulihkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Dalam konteks pemilihan umum calon presiden dan wakil presiden Republik Indonesia 2024, pemuda-mahasiswa Indonesia menyerukan agar semua pasangan calon berkomitmen dengan perjuangan pendidikan dan rakyat. Siapapun pasangan yang berkuasa kelak, harus menghentikan kebijakan liberalisasi, komersialisasi, dan privatisasi pendidikan pada pemerintahan rezim jokowi. Wujudkan pendidikan yang ilmiah, demokratis, dan mengabdi kepada rakyat.
Baca juga : Perguruan Filsafat dan Teologi Desak Jokowi Setop Rusak Demokrasi
Terakhir, tindak tegas, adili, dan hukum seberat beratnya para penculik aktivis dan pelaku kekerasan negara yang mengakibatkan korban korban di masa lalu. (RO/Z-3)
Setara Institute sebut penyiraman air keras Andrie Yunus (KontraS) sebagai alarm bahaya bagi demokrasi. Polisi didesak bongkar aktor intelektual serangan
Demokrasi menuntut semua pihak menjunjung tinggi sikap saling menghormati, termasuk ketika terjadi perbedaan pandangan.
Yusril menyatakan bahwa pembela Hak Asasi Manusia (HAM) bekerja untuk kepentingan rakyat dan negara, sehingga keselamatan mereka harus dijamin oleh hukum.
SERANGAN gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran yang menewaskan Ayatullah Ali Khamenei dan sejumlah petinggi Iran telah mengguncang politik global
Perang antara AS-Israel dan Iran yang berlangsung begitu brutal di depan miliaran pasang mata manusia menyisakan pertanyaan yang tak mudah dijawab
Ia menekankan bahwa pelibatan militer seharusnya menjadi langkah terakhir dalam situasi luar biasa ketika aparat penegak hukum tidak lagi mampu menangani ancaman yang muncul.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Presiden Jokowi dan SBY di Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan ini mengikuti silaturahmi sebelumnya dengan Megawati.
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved