Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Sti Nenot'ek mengingatkan masyarakat tentang potensi bencana hidrometeorologi dalam dua hari ke depan.
Sesuai laporan BMKG, Minggu (4/2) hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang melanda sejumlah wilayah di daerah itu sampai 5 Februari 2024, mulai dari Manggarai Barat, Manggarai dan Manggarai Timur, Nagekeo, ENde, Sikka, Alor, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Malaka, Kota Kupang, dan Rote Ndao. Sedangakan angin kencang melanda Kabupaten Sabu Raijua.
"Terdapat daerah pertemuan angin yang berasal dari Asia dan Samudra Hindia (konvergensi) di wilayah NTT yang meningkatan potensi terjadinya hujan sedang hingga lebat," kata Sti.
Baca juga : Peduli Cuaca
Untuk daerah bertopografi curam, bergunung, dan tebing patut waspada akan potensi longsor dan banjir bandang pada saat terjadi hujan dengan durasi yang panjang. Adapun tinggi gelombang di perairan antara 1,25 hingga ,5 meter tidak memengaruhi operasional armada pelayaran.
Adapun kecepatan angin berkisar antara 4-5 knot per jam, sedangkan kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudera Hindia selatan Kupang, Pulau Rote, Laut Banda dan Laut Arafura serta perairan Kepulauan Sangihe Talaud.
Di Kota Kupang, hujan lebat turun sejak pagi hingga siang mengakibatkan beberapa titik jalan tergenang air. Genangan air terjadi lantaran tidak ada saluran drainase. "Waspadai banjir, pohon tumbang, jalan licin dan tanah longsor," tambahnya. (Z-3)
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerangkan adanya awan Cumulonimbus saat pesawat ATR 42-500 jatuh di Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1) lalu.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi awan Cumulonimbus (Cb) di Maros, Sulawesi Selatan, bertepatan dengan peristiwa jatuhnya pesawat ATR 42-500, Sabtu (17/1).
Adanya Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia selatan Indonesia dengan kecepatan angin maksimum sekitar sistem mencapai 15 knot (28 km/jam) dan tekanan udara 1001 hPa.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
BMKG mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon tropis 96s yang memicu peningkatan curah hujan serta gelombang laut tinggi dalam 24 jam ke depan.
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Menunda membersihkan sepeda motor usai kehujanan dapat memicu timbulnya jamur hingga korosi pada bagian-bagian vital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved