Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
RUMAH SAKIT Pelabuhan Cirebon, salah satu unit Rumah Sakit di Lingkungan PT RS Pelabuhan, Anak usaha dari PT Pertamina Bina Medika-Indonesia Healthcare Corporation (PBM-IHC) secara resmi mengumukan rencana pembangunan gedung baru rawat inap.
Pembangunan gedung baru rawat inap merupakan bentuk rasa terima kasih kepada masyarakat Kota dan Kabupaten Cirebon yang telah mempercayakan layanan kesehatannya kepada RS Pelabuhan Cirebon sejak 1978.
Selain itu, pembangunan juga sebagai jawaban bagi para pengguna layanan kesehatan RS Pelabuhan Cirebon dalam peningkatan kenyamanan dan fasillitas terus dilakukan salah satunya dengan menghilangkan kondisi tidak laik rawat inap.
Baca juga : Pematang Siantar Waspadai Pneumonia Mycoplasma, Rumah Sakit Diminta Siaga
Pembangunan gedung baru rawat inap RS Pelabuhan Cirebon juga merupakan salah satu dukungan mewujudkan visi Perusahaan PBM-IHC Mewujudkan Ketahanan Kesehatan Nasional.
Direktur PT RS Pelabuhan Sapto Harry Kriswanto mengatakan, pembangunan gedung baru setinggi 3 lantai itu akan dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap I direncanakan selesai pada 2024, yang merupakan pembangunan gedung rawat inap. Pada tahap II direncanakan selesai pada 2026 yang merupakan pembangunan poliklinik, kamar operasi, diagnostik center, gynekolgi center dan MCU center.
Baca juga : Hidup Sejahtera dan Terjamin dengan Pola Hidup Sehat dan Proteksi Asuransi
"Tahap III direncanakan selesai pada 2027, yang merupakan pembangunan gedung rawat inap fase kedua," ujar Sapto.
Gedung baru rawat inap RS Pelabuhan Cirebon akan meningkatkan kapasitas tempat tidur RS Pelabuhan Cirebon dari 123 menjadi 217 bed pada selesainya tahapan pembangunan. RS Pelabuhan Cirebon berkomitmen, tidak akan mengganggu bahkan menutup layanan selama masa pembangunan berlangsung lanjut Sapto.
Sapto menambahkan seiring dengan pembangunan, beberapa layanan terbaik juga direncanakan oleh RS Pelabuhan Cirebon antara lain peningkatan kapasitas bed; bayi tabung; klinik tumbuh kembang; Occupational Health & Industrial Hygine; ESWL; MCU Center; Microbiology laboratorium; Painless Labour; dan lainnya. (Z-5)
MENYAMBUT bulan suci Ramadan, Keraton Kasepuhan kembali menggelar tradisi dlugdag. Tradisi ini sebagai momen menyambut gembira kehadiran bulan yang penuh berkah.
JELANG bulan suci Ramadan, jajaran Polresta Cirebon menyita ratusan botol minuman keras (miras) melalui razia penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah wilayah.
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Dua barongsai dengan warna merah dan biru yang mencolok tampil atraktif mengikuti irama musik tradisional yang dinamis di Pasar Pagi, Kota Cirebon.
Kegiatan yang dilakukan di antaranya mencuci rupang dewa dan dewi di vihara Dewi Welas Asih
RATUSAN nasabah terlihat mendatangi Perumda BPR Bank Cirebon. Mereka menanyakan nasib uang yang sudah disimpan di perusahaan milik Pemda Kota Cirebon.
Secara umum sayuran berdaun memang jarang disajikan pada menu rumah sakit karena selain alasan praktis seperti penyimpanan dan pengolahan, juga sayuran berdaun cenderung tinggi purin.
Kemenkes menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien peserta PBI dengan status JKN nonaktif sementara hingga tiga bulan.
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa tidak boleh ada rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menolak melayani pasien peserta BPJS segmen PBI
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat seiring perubahan gaya hidup.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Biaya pengobatan di Penang, termasuk tindakan medis serius, seringkali lebih terjangkau daripada RS swasta premium di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved